Bansos PKH-BPNT Triwulan II 2026 Cair, 11.014 Orang Dicoret, Segera Cek Status Penerima

Bansos PKH-BPNT Triwulan II 2026 Cair, 11.014 Orang Dicoret, Segera Cek Status Penerima, Bagaimana mekanisme penyaluran bansos?, Bagaimana cara cek penerima bansos?, Berapa besaran bantuan PKH 2026?, Apa yang perlu diperhatikan oleh penerima bansos?

 Pemerintah melakukan pembaruan data penerima bantuan sosial menjelang penyaluran triwulan II tahun 2026.

Hasilnya, sebanyak 11.014 orang tidak lagi menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) setelah dilakukan pemutakhiran data oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan hanya diterima oleh kelompok yang benar-benar membutuhkan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa data penerima bansos bersifat dinamis dan terus diperbarui sesuai kondisi di lapangan.

"Ada yang sebelumnya tidak pernah menerima jadi menerima. Ada yang selama ini menerima, mereka tidak menerima lagi di triwulan kedua ini. Memang datanya dinamis," ujar Saifullah dikutip dari .

Pembaruan ini dilakukan untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 yang bertujuan meningkatkan ketepatan sasaran program bantuan sosial.

Kini, data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diperbarui lebih cepat, yakni setiap tanggal 10 pada bulan April, Juli, dan Oktober, dibandingkan sebelumnya yang dilakukan setiap tanggal 20 di awal triwulan.

Bagaimana mekanisme penyaluran bansos?

Penyaluran bantuan sosial tetap dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu:

  • Himpunan Bank Milik Negara (Himbara)
  • PT Pos Indonesia.

Bagi penerima baru yang belum memiliki rekening bank, bantuan akan disalurkan sementara melalui PT Pos Indonesia.

"Itu karena pembukaan rekening memerlukan waktu sekitar dua hingga tiga bulan, sehingga pada tahap awal disalurkan melalui PT Pos," ujar Saifullah.

Setelah rekening selesai dibuat, penyaluran bantuan akan dialihkan ke bank Himbara pada periode berikutnya.

Pemerintah memastikan jumlah penerima bansos reguler tetap berada di angka 18 juta keluarga penerima manfaat.

Bagaimana cara cek penerima bansos?

Masyarakat dapat memeriksa status kepesertaan bansos melalui dua kanal resmi, yaitu situs web dan aplikasi.

1. Melalui situs web:

  • Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
  • Masukkan NIK sesuai KTP
  • Isi kode captcha
  • Klik Cari Data.

2. Melalui aplikasi:

  • Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
  • Pilih menu Cek Bansos
  • Isi data wilayah dan nama sesuai KTP
  • Lakukan verifikasi
  • Klik Cari Data,

Jika terdaftar, sistem akan menampilkan informasi lengkap terkait jenis bantuan dan periode penyaluran.

Berapa besaran bantuan PKH 2026?

Besaran bantuan PKH berbeda-beda tergantung kategori penerima dalam satu keluarga. Berikut rinciannya:

  • Ibu hamil: Rp 750.000 per tiga bulan
  • Anak usia dini (0–6 tahun): Rp 750.000 per tiga bulan
  • Siswa SD: Rp 225.000 per tiga bulan
  • Siswa SMP: Rp 375.000 per tiga bulan
  • Siswa SMA: Rp 500.000 per tiga bulan
  • Lansia: Rp 600.000 per tiga bulan
  • Penyandang disabilitas: Rp 600.000 per tiga bulan

Jumlah bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada komposisi anggota keluarga yang memenuhi syarat.

Apa yang perlu diperhatikan oleh penerima bansos?

Kementerian Sosial mengingatkan bahwa pencairan bantuan tidak dilakukan secara serentak, sehingga masyarakat diminta untuk bersabar dan rutin memantau status bantuan.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Memeriksa rekening secara berkala
  • Memastikan data kepesertaan masih aktif
  • Menghubungi pendamping sosial jika diperlukan.

Dengan melakukan pengecekan melalui kanal resmi, masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan terhindar dari informasi yang tidak valid.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang