Siasat Cerdas Nova Widianto untuk Bawa Chen/Toh Bersinar di All England

Nova Widianto, Malaysia, All England, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, Chen Tang Jie, Toh Ee Wei, Siasat Cerdas Nova Widianto untuk Bawa Chen/Toh Bersinar di All England

Pelatih ganda campuran Malaysia, Nova Widianto, menerapkan siasat cerdas untuk membawa anak asuhnya, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, berprestasi di All England 2026.

Nova Widianto tak main-main saat mempersiapkan ganda campuran Malaysia menyambut turnamen bergengsi All England 2026, 3-8 Maret mendatang.

Chen Tang Jie/Toh Ee Wei yang menyandang predikat ganda campuran terbaik Malaysia diminta fokus dan berlatih semaksimal mungkin selama sisa waktu dua pekan.

Bukan cuma latihan, Chen/Toh juga ditarik mundur dari ajang German Open 2026 yang bergulir sepekan sebelum All England.

Keputusan ini sengaja diambil Nova Widianto untuk menyiasati pemulihan fisik Chen/Toh. Dia tak mau melihat anak asuhnya kelelahan dan melempem di All England 2026.

Jarak German Open dengan All England memang sangat mepet, sehingga berpotensi menguras tenaga mereka. Apalagi kalau Chen/Toh melangkah sampai final.

"Kami sudah berdiskusi dengan para pemain dan sepakat untuk langsung memfokuskan persiapan ke All England 2026," kata Nova Widianto dilansir dari New Strait Times. 

Antisipasi Nova Widianto demi Prestasi Chen/Toh

Strategi Nova Widianto berkaitan dengan upaya meningkatkan prestasi Chen/Toh yang kerap tidak maksimal di All England.

Chen Tang Jie/Toh Ee Wei tercatat sudah tiga kali mentas di All England. Dua di antaranya langsung tersingkir (2023, 2025), satu lainnya mentok di babak 16 besar (2024).

Tahun ini, Chen/Toh datang ke All England sebagai unggulan keempat. Ekspektasi kepada mereka tentu lebih tinggi.

Nova Widianto, Malaysia, All England, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, Chen Tang Jie, Toh Ee Wei, Siasat Cerdas Nova Widianto untuk Bawa Chen/Toh Bersinar di All England

Ganda campuran Malaysia, Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei, berpose dengan medali mereka di podium setelah memenangkan pertandingan final ganda campuran atas Mathias Christiansen dan Alexandra Boje (Denmark) di turnamen bulu tangkis Indonesia Masters di Jakarta pada 25 Januari 2026. (Foto oleh BAY ISMOYO / AFP)

Terlebih, Chen/Toh sudah mengawali tahun dengan baik. Gelar Indonesia Masters 2026 membuktikan kualitas mereka.

"Kami tidak sampai bicara tentang juara terlebih dulu. Yang penting adalah mendapatkan hasil terbaik," ujar Nova Widianto.

"Setelah babak pertama, bahkan jika kami berjumpa lawan berperingkat lebih rendah, kami harus tetap fokus," tandasnya.

Ganda Campuran Malaysia Nol Gelar di All England

Sejarah mencatat Malaysia belum pernah memenangi All England di sektor ganda campuran. Sebuah tabu yang harus dihadapi Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.

Satu pemain Malaysia, David Choong, barangkali pernah mencicipi gelar ganda campuran All England, tapi bukan berpasangan dengan rekan senegara. 

David Choong menyabet gelar juara ganda campuran All England bersama pebulu tangkis Inggris, June White, pada edisi 1953. 

Gelar ganda campuran All England masih dipegang Inggris (53), diikuti Denmark (21), China (16), Korea Selatan (10), dan Indonesia (6).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang