Raymond/Joaquin Lolos Perempat Final All England 2026: Makan Enak, Tidur Nyenyak

All England, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Raymond/Joaquin Lolos Perempat Final All England 2026: Makan Enak, Tidur Nyenyak

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengaku akan menganalisis lebih lanjut calon lawan mereka di perempat final All England 2026, yaitu ganda putra China, Liang Wei Keng/Wang Chang.

Hasil All England 2026 Raymond Indra/Nikolas Joaquin mampu meekuk senior mereka, yaitu Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dalam tiga gim 8-21, 21-14, dan 21-16 di babak 16 besar yang digelar pada hari Kamis (5/3/2026) di Utilita Arena, Birmingham.

Meskipun kehilangan gim pertama di babak 16 besar All England 2026 dengan kekalahan telak 8-21 dari Fajar/Fikri, Raymond/Joaquin kemudian mampu memperbaiki performa di gim selanjutnya.

Jalannya Laga

Sempat tertinggal dari Fajar/Fikri yang mencetak dua poin lebih dulu di awal gim kedua, justru Raymond/Joaquin mampu membalikkan keunggulan menjadi 4-2.

Mampu unggul hingga interval dengan jarak empat poin, Raymond/Joaquin kemudian mampu mengunci gim kedua kemenangan 21-14 atas Fajar/Fikri.

Memasuki gim penentuan, Raymond/Joaquin justru mampu memulai laga dengan performa gemilang dan unggul lima angka atas Fajar/Fikri 10-5.

Sempat terkejar oleh Fajar/Fikri, Raymond/Joaquin kemudian mampu menutup interval gim ketiga dengan keunggulan 11-8.

Sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 13-14, Fajar/Fikri akhirnya tidak mampu menahan laju Raymond/Joaquin yang mengunci gim penentuan dengan skor 21-16.

All England, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Raymond/Joaquin Lolos Perempat Final All England 2026: Makan Enak, Tidur Nyenyak

Raymond Indra/Nikolas Joaquin dalam laga kontra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dalam babak 16 besar All England 2026 di Utilita Arena, Birmingham.

Kunci Raymond/Indra Bekuk Fajar/Fikri

Selepas laga, Raymond/Joaquin mengaku sempat kesulitan dengan kemampuan Fajar/Fikri yang menguasai bola di depan net.

Selain itu, Raymond Indra mengungkap bahwa kondisi lapangan yang tidak berangin sempat menyulitkan mereka untuk mengembangkan permainan.

"Cukup berbeda dengan pertandingan pertama yang masih ada angin di lapangan, kali ini tidak ada angin sama sekali," ujar Raymond Indra.

"Pada gim pertama, kami kalah di bola pertama dan kedua. Mereka punya kemampuan luar biasa di depan net," ujar Nikolaus Joaquin.

"Selama gim kedua kami mengubah pola dengan menjauhkan bola dan memaksa bermain rally, sedangkan, pada gim ketiga kami yang sudah unggul sempat mau terkejar tapi kami meyakinkan diri terus bahwa kami bisa," imbuhnya.

Pada babak perempat final, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin akan menghadapi unggulan ketiga asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang.

Untuk laga ini, Joaquin mengaku akan lebih dulu menyegarkan diri dengan istirahat, sebelum kemudian melakukan analisis kepada lawan mereka di perempat final All England 2026.

"Sebelum ke sana kami mau mulai persiapan dari diri kami sendiri dulu hari ini. Makan enak, tidur yang nyenyak. Baru akan nonton video, analisa dan diskusi dengan pelatih," ujar Joaquin.

"Kalau dari non-teknisnya kami harus meyakinkan diri bahwa kami sama-sama punya peluang untuk menang. Kami harus maksimalkan kesempatan ini," imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang