Kata-Kata Rian/Rahmat Usai Bekuk Ganda Malaysia di All England 2026
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat mengungkap kunci sukses membekuk pasangan unggulan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzudin.
Hasil All England 2026 Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat menyingkirkan pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur izzudin.
Laga 16 besar All England 2026 yang digelar di Utilita Arena,Birmingham, Inggris, Kamis (5/3/2026) itu berlangsung dalam dua set, 23-21 dan 21-16.
Rian/Rahmat mampu mengungguli Goh/Izzudin yang sebelumnya mampu memenangkan Indonesia Masters 2026.
Jalannya Laga
Sejak gim pertama, Rian/Rahmat mampu meladeni Goh/izzudin. Kejar-kejaran angka terjadi.
Ganda putra andalan Malaysia pun sempat meraih gim poin lebih dulu dengan skor 20-17 atas Rian/Rahmat.
Namun, Rian/Rahmat mampu tampil gigih dan kemudian menyamakan kedudukan menjadi 20-20, juga 21-21 sebelum kemudian mendapatkan dua poin beruntun untuk mengunci kedudukan di gim pertama.
Pada gim kedua, Rian/Rahmat tampil lebih baik dengan mampu unggul 8 angka lebih dulu jelang interval pertama.
Meskipun sempat ditipiskan oleh Goh/Izzudin menjadi 10-12, Rian/Rahmat kemudian mampu memperlebar keunggulan menjadi 15-10 dan mengunci kemenangan di angka 21-16.
Melansir rilis resmi PBSI, Muhammad Rian Ardianto bersyukur mampu berlaga dengan baik dan tidak mendapatkan cedera.
"Hari ini kami bermain tanpa beban karena kan lawannya juga unggulan. Terakhir mereka juga juara di Indonesia Masters ya," ungkap Rian.
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat dalam laga kontra Goh Sze Fei/Nur Izzudin dalam babak 16 besar All England 2026 di Utilita Arena, Birmingham.
Kunci Kemenangan Rian/Rahmat atas Goh/Izzudin
Selain itu, Rian mengungkap kunci kemenangan untuk menghadapi Goh/Izzudin dengan kemampuan servis dan ketenangan di laga pembuka.
"Tapi tadi di gim pertama kami sempat unggul lalu terkejar sampai ketinggalan 18-20. Di situasi ini kami berpikir kan masih belum selesai jadi ya coba buat fokus satu poin demi satu poin," ujarnya.
Hal ini diamini oleh Rahmat Hidayat yang mengungkap bahwa menghadapi Goh/Izzudin lebih mudah karena mampu unggul di gim pertama.
"Fokus maksimalkan setiap poinnya. Start juga cukup bagus bisa unggul 8-1 dari servis mas Rian dan komunikasi yang berjalan cukup baik," ujarnya.
"Tapi di luar itu tadi masih ada buru-buru mau menyelesaikan, ini yang harus dievaluasi untuk ke depannya," imbuh Rahmat.
Dalam laga perempat final All England 2026, Rian/Rahmat yang berstatus sebagai pemain non-unggulan akan menghadapi pemain China, Chen Bo Yang/ Liu Yi.
Terkait hal ini, Muhammad Rian Ardianto mengaku akan fokus mempersiapkan diri lebih baik.
"Pastinya sangat senang bisa masuk di delapan besar Super 1000 pertama kami," ujar Rian.
"Tapi masih ada tugas besok jadi sekarang mau recovery yang baik lalu fokus bersiap untuk babak perempat final," imbuhnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang