An Se-young Keok di Final All England, Rekor Susy Susanti Mustahil Dikejar?
Tunggal putri nomor satu dunia, An Se-young, menelan kekalahan di final All England 2026, Minggu (8/3/2026). Dia harus mengakui keunggulan Wang Zhi Yi asal China.
Bertanding di Utilita Arena Birmingham, An Se-young di luar dugaan dipaksa menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21, 19-21. Dia banyak melakukan kesalahan penempatan bola yang berujung poin untuk Wang Zhi Yi.
Di sisi lain, Wang Zhi Yi tampil spartan menutup setiap sudut lapangan. Dia disiplin mengejar bola ke mana pun, bahkan pukulan-pukulan menyilang An Se-young bisa dikembalikan ke arah yang menyulitkan lawan.
Gim pertama bisa dibilang menang mutlak, sementara gim kedua sempat menegangkan di poin-poin kritis. An Se-young memperlihatkan tanda-tanda menikung dalam keadaan 16-20.
Namun, Wang Zhi Yi tetap tenang meski tiga kali gagal menuntaskan gim poin. Dia mampu mengecoh An Se-young dengan pukulan silang untuk mengunci kemenangan 21-19.
Inilah kekalahan perdana An Se-young dari Wang Zhi Yi usai mengukir catatan sembilan kemenangan beruntun di final BWF World Tour sejak Malaysia Open 2025.
Perinciannya yaitu Malaysia Open 2025, All England 2025, Indonesia Open 2025, Japan Open 2025, Denmark Open 2025, French Open 2025, BWF World Tour Finals 2025, Malaysia Open 2026, dan India Open 2026.
Mulai dari Nol Lagi Kejar Rekor Susy Susanti
Bukan cuma itu, An Se-young juga gagal mengikuti jejak dua legenda tunggal putri, Tai Tzu Ying dan Susy Susanti, menjuarai All England secara beruntun.
Tai Tzu Ying melakukannya pada edisi 2017 dan 2018, sedangkan Susy dua kali merasakan juara beruntun All England pada 1990-1991 dan 1993-1994.
Satu lagi rekor Susy Susanti yang gagal dikejar An Se-young usai kalah di final All England 2026 adalah rentetan kemenangan beruntun. Catatannya terhenti di angka 36.
Tunggal putri Indonesia Susy Susanti melakukan servis saat melawan Misako Mizui dari Jepang pada pertandingan bulu tangkis Piala Uber. Susy Susanti menang 11-3, 11-5. Susy Susanti adalah peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992.
An Se-young barangkali bisa melampaui catatan 34 kemenangan beruntun kepunyaan tunggal putri legendaris China, Xie Qing Fang, tapi masih jauh dari rekor terbanyak milik Susy Susanti (59).
Pebulu tangkis berusia 24 tahun ini mengalami reset dan harus memulai lagi dari nol, sehingga mengejar rekor Susy Susanti terlihat mustahil dilakukan.
Daftar Kemenangan Beruntun Terbanyak di Tunggal Putri
1. Susy Susanti 59 (Kejuaraan Dunia 1993 - Asian Game 1994)
2. An Se-young 36 (Denmark Open 2025 - All England 2026)
3. Xie Qing Fang 34 (Denmark Open 2004 - Japan Open 2005)
4. Tai Tzu Ying 31 (Indonesia Masters 2018 - Kejuaraan Dunia 2018)
5. An Se-young 31 (Korea Open 2023 - Kumamoto Masters 2023)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang