Swiss Open Jadi Pelampiasan Leo/Bagas Usai Melempem di All England

Swiss Open, Leo Rolly Carnando, Bagas Maulana, Taiwan, All England, Malaysia, Indonesia, Swiss Open Jadi Pelampiasan Leo/Bagas Usai Melempem di All England

Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, memperlihatkan tanda-tanda kebangkitan usai mengalami kegagalan di All England 2026 pekan lalu. 

Bertanding di hari pembuka Swiss Open 2026, Selasa (10/3/2026), Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana sukses memetik kemenangan atas wakil Taiwan, Chiang Chien-Wei/Wu Hsuan-Yi. 

Penampilan Leo/Bagas relatif membaik di Swiss Open 2026. Mereka kembali bermain tenang dan sigap membaca situasi untuk mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-14.

Situasi ini berdampak terhadap kepercayaan diri Leo/Bagas yang sempat anjlok usai mengalami kekecewaan mendalam di turnamen bergengsi level Super 1000, All England 2026.

Berstatus finalis edisi sebelumnya, Leo/Bagas secara mengejutkan tersingkir di babak pertama All England 2026. Tak pelak situasi ini membuat mereka diterpa badai kritik. 

Leo/Bagas dinilai tampil di bawah standar dan tidak berusaha sebagaimana mana mestinya di atas lapangan. Mereka berulang kali melakukan kesalahan sendiri yang berbuat poin buat lawan. 

Padahal, Leo/Bagas menjadi salah satu ganda putra yang diharapkan bisa berbicara banyak di All England 2026. Apalagi mereka juga baru saja meraih gelar juara Thailand Masters 2026 dua bulan lalu. 

Pelajaran Berharga dari All England

Gagal total di All England, Leo/Bagas berbenah diri dan mengevaluasi apa saja kekurangan yang harus mereka perbaiki. Swiss Open 2026 lantas menjadi pembuktian sekaligus pelampiasan. 

"Secara pribadi saya mempelajari apa yang kemarin sudah dilakukan di All England," kata Leo Rolly Carnando dalam keterangan tertulis PBSI. 

"Kemarin itu kan sebenarnya persiapannya cukup panjang, tapi kenapa gagal. Mungkin fokusnya kurang dijaga. Jadi di sini mencoba untuk bangkit lagi dan lebih fokus saja," jelasnya. 

Swiss Open, Leo Rolly Carnando, Bagas Maulana, Taiwan, All England, Malaysia, Indonesia, Swiss Open Jadi Pelampiasan Leo/Bagas Usai Melempem di All England

Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, meraih kemenangan di laga pembuka Swiss Open 2026, Selasa (10/3/2026).

Menambahkan Leo, Bagas Maulana menilai kebangkitan mereka di babak pertama Swiss Open 2026 bisa muncul karena sekarang jauh lebih tenang membaca situasi di lapangan. 

"Permainan hari ini kami lebih membatasi bola atas mereka karena dengan postur yang tinggi besar mereka punya power yang kencang. Kami antisipasi dari sana," ujar Bagas. 

Kesempatan Balas Kekalahan Rian/Rahmat

Di babak 16 besar, Leo/Bagas akan berjumpa wakil Malaysia, Kang Khai Xing/Aaron Tai, yang kemarin mengandaskan kolega mereka, Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, di babak pertama Swiss Open 2026.

Duel Leo/Bagas vs Kang/Tai berlangsung pada Kamis (12/6/2026). Mereka adalah satu-satunya ganda putra Indonesia yang tersisa di Swiss Open 2026 setelah Rian/Rahmat dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tersingkir. 

"Kami mau lebih enjoy, lebih tenang walau sekarang kami tinggal sendiri sebagai wakil ganda putra. Kami ingin terus melaju terus sejauh mungkin," tukas Bagas Maulana. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang