Penyesalan Jonatan Christie Usai Kandas di Babak 16 Besar All England

Jonatan Christie, Taiwan, Lin Chun-Yi, All England, Indonesia, Penyesalan Jonatan Christie Usai Kandas di Babak 16 Besar All England

Langkah pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, terhenti di babak 16 besar All England 2026, Kamis (5/3/2026).

Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie, harus gigit jari mengakui keunggulan wakil Taiwan, Lin Chun-Yi. Dia kalah dua game langsung dengan skor 19-21, 12-21.

Faktor ketenangan dan kesalahan strategi menjadi biang kerok kekalahan Jojo, selain performa Lin Chun-Yi yang tampil agresif dan relatif bersih dari error.

"Puji Tuhan tetap bersyukur walau hasil akhirnya belum sesuai dengan harapan, tapi saya rasa sudah melakukan yang terbaik," ucap Jojo dalam keterangan tertulis PBSI.

"Lin Chun-Yi bermain sangat baik hari ini. Saya tadi beberapa kali sedikit ada miss dari penerapan strateginya. Secara keseluruhan ada hal yang bisa dievaluasi lagi," jelasnya.

Perkembangan Pesat Lin Chun-Yi di Mata Jojo

Jonatan Christie dibuat keteteran meladeni variasi pukulan dan permainan cepat Lin Chun-Yi. Smes dan drop shot silang lawannya juga kerap menghasilkan poin.

"Dia bermain jauh lebih cepat, terus juga dia punya beberapa variasi pukulan juga yang cukup menyulitkan. Dan nggak gampang dimatiin gitu." 

Jonatan Christie, Taiwan, Lin Chun-Yi, All England, Indonesia, Penyesalan Jonatan Christie Usai Kandas di Babak 16 Besar All England

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, tersingkir di babak 16 besar All England 2026.

"Mungkin dari situ saya jadi kurang tenang, kurang bisa lebih sabar. Kalau ditanya karena pengaruh saya lama absen dari turnamen, saya rasa tidak ada," imbuhnya.

Kekalahan di babak 16 besar All England 2026 membuat rekor head-to-head Jojo vs Lin Chun-Yi menjadi imbang 3-3.

Jojo tadinya sempat memimpin jauh 3-0 berkat kemenangan di French Open 2023, India Open 2025, dan Indonesia Masters 2025. 

Namun, Lin Chun-Yi membalas dengan tiga kemenangan beruntun di China Masters 2025, India Open 2026, dan All England 2026.

Absen dari Swiss Open dan Orleans Masters

Setelah All England, Jonatan Christie tidak melanjutkan Tur Eropa ke Swiss Open 2026 dan Orleans Masters 2026 seperti tunggal putra Indonesia yang lain.

Di Swiss Open 2026 yang akan bergulir pada 10-15 Maret mendatang, tunggal putra Indonesia diwakili tiga pemain.

Mereka antara lain Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, dan Anthony Sinisuka Ginting. Nama yang disebut terakhir akan memulai kejuaraan dari babak kualifikasi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang