Gejolak Kawula Muda, Menanti Gebrakan Alwi Farhan dkk di All England
Turnamen bergengsi All England 2026 tinggal menghitung jam. Atlet-atlet muda Indonesia yang bersiap melakukan debut sudah tak sabar lagi menjajal atmosfer pertandingan.
Edisi ke-116 turnamen bulu tangkis tertua All England segera bergulir, Selasa (3/3/2026).
Utilita Arena Birmingham akan menjadi saksi pemain-pemain top dunia memperebutkan salah satu trofi paling bergengsi di muka bumi.
Yang menarik, sebagian besar wakil Indonesia tahun ini adalah bintang muda yang berstatus debutan. Ada Alwi Farhan (tunggal putra) dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (ganda putra).
Kemudian, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum (ganda putri) hingga Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (ganda campuran). Mereka akan merasakan kerasnya persaingan All England untuk pertama kali.
"Alhamdulillah, salah satu impian saya menjadi kenyataan. Dari kecil saya sangat bermimpi bisa bermain di All England. Pastinya bersyukur dan antusias," kata Alwi Farhan dalam keterangan tertulis PBSI.
"Persiapan di sini ada beberapa hari latihan di Inggris kemarin cukup maksimal dan kompetitif. Menjadi modal bagus buat di All England nanti," lanjutnya.
Kenangan Alwi Farhan Tentang All England
Mengenai All England, Alwi mengaku selalu terkenang laga All Indonesian Finals di tunggal putra saat seniornya Jonatan Christie bertemu Anthony Sinisuka Ginting.
"Belakangan ini pasti muncul di ingatan adalah All Finals di tunggal putra tahun 2024. Pastinya itu sangat seru dan tak terlupakan," sahut Alwi.
"Bukan hanya untuk mereka, untuk tunggal putra tapi juga semua masyarakat Indonesia. Jadi semoga kejadian-kejadian seperti itu bisa terulang lagi," harap juara Indonesia Masters 2026 itu.
Tak hanya Alwi, Raymond/Joaquin juga merasakan antusias yang sama. Mereka bertekad untuk tidak hanya menjadi penghias undian tapi ingin melangkah sejauh-jauhnya.
Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, bertanding di babak 16 besar Thailand Masters 2026, Kamis (29/1/2026).
"Perasaan saya senang banget karena ini kan memang turnamen yang sudah kami kejar dari kecil," ungkap Nikolaus Joaquin.
"Kami ingin merasakan main di sini. Puji Tuhan sekarang kesampaian. Kesempatan yang sangat berharga dan tidak boleh disia-siakan," jelasnya.
"Pastinya sangat antusias ya di pertandingan ini. Apalagi salah satu cita-cita untuk bermain di All England," timpal Raymond Indra.
Terpacu Tradisi Ganda Putra Indonesia
Tradisi ganda putra Indonesia melangkah ke final All England sejak 2017 dijadikan inspirasi bagi mereka untuk tampil baik di sini.
"Kami ingat pertandingan-pertandingan ganda putra Indonesia beberapa tahun terakhir. Senior-senior kami begitu luar biasa. Yang terseru kalau saya partai Kevin/Marcus vs Fikri/Bagas di semifinal 2022," ujar Raymond.
"Juara All England back-to-back koh Kevin dan koh Marcus atau a Fajar dan mas Rian jadi inspirasi kami untuk bisa seperti mereka juga," Joaquin menimpali.
Selain yang disebut di atas, masih ada debutan lain di All England 2026, antara lain Rahmat Hidayat, Meilysa Trias Puspitasari, dan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.
Total 13 wakil Indonesia plus separuh di ganda campuran lintas negara akan berlaga di All England 2026. Mereka akan menggelar tes lapangan sebagai bagian dari persiapan terakhir pada sore nanti waktu Inggris.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang