Mimpi Sejak Kecil Jadi Nyata, Raymond/Joaquin Tantang Tradisi Emas Ganda Putra Indonesia di All England 2026

Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juara Australian Open 2025
Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juara Australian Open 2025

Bagi banyak pebulu tangkis dunia, tampil di All England adalah pencapaian tersendiri. Bagi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, ini lebih dari sekadar turnamen. Ini adalah mimpi masa kecil yang akhirnya benar-benar terwujud.

Turnamen bulu tangkis paling prestisius itu kembali digelar pada 3–8 Maret 2026 di Birmingham, Inggris. Di tengah sorotan terhadap para unggulan dan mantan juara, Raymond/Joaquin datang membawa ambisi besar: tidak sekadar numpang lewat. Joaquin mengaku momen ini sudah mereka kejar sejak lama.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perasaannya saya sendiri senang banget karena ini, kan, memang turnamen yang sudah kami kejar dari kecil. Kami pengin merasakan main di sini dan puji Tuhan sekarang kesampaian. Ini kesempatan yang sangat berharga dan tidak boleh disia-siakan," ujar Joaquin dalam keterangan yang dikutip PBSI.

Raymond pun menyampaikan hal serupa. Bermain di All England, menurutnya, adalah salah satu target terbesar dalam kariernya sebagai atlet profesional.

"Pastinya sangat antusias ya di pertandingan ini. Apalagi salah satu cita-cita untuk main di All England," tambah Raymond.

Menantang Tradisi Besar Ganda Putra

Bukan rahasia lagi, sektor ganda putra Indonesia punya sejarah panjang di All England. Sejak 2017, wakil Merah Putih hampir selalu hadir di partai final. Tekanan sekaligus kebanggaan itu kini turut dipikul Raymond/Joaquin.

Raymond masih mengingat betul duel sesama pasangan Indonesia yang begitu membekas di edisi 2022.

"Kami ingat pertandingan-pertandingan ganda putra Indonesia beberapa tahun belakangan. Senior-senior kami begitu luar biasa kalau tampil di sini. Yang terseru kalau saya partai Kevin/Marcus melawan Fikri/Bagas di semifinal tahun 2022," ujarnya.

Nama-nama seperti Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon maupun Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto memang telah menorehkan tinta emas di Birmingham. Joaquin tak menampik, capaian para senior menjadi motivasi besar bagi mereka.

"Juara All England back-to-back Koh Kevin dan Koh Marcus atau A Fajar dan Mas Rian jadi inspirasi kami untuk bisa seperti mereka juga," ucap Joaquin.

Saat ini mereka berada di panggung yang sama. Tantangannya untuk menjaga tradisi emas itu tetap hidup, sekaligus membuktikan bahwa generasi baru siap mengambil tongkat estafet.

Kekuatan Indonesia di Birmingham

Seluruh wakil Indonesia dijadwalkan menjalani tes lapangan pada Senin sore waktu Inggris sebagai bagian dari adaptasi terakhir. Kondisi arena dan shuttlecock di Birmingham kerap menjadi faktor krusial dalam menentukan hasil pertandingan.

Indonesia sendiri menurunkan kekuatan penuh di hampir semua sektor. Di tunggal putra ada Jonatan Christie dan Alwi Farhan. Tunggal putri diwakili Putri Kusuma Wardani.

Sektor ganda putra juga diperkuat kombinasi berpengalaman dan wajah baru seperti Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, hingga Muhammad Rian Ardianto yang kali ini berpasangan dengan Rahmat Hidayat.

Di ganda putri, Indonesia menurunkan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi serta pasangan muda lainnya. Sementara sektor ganda campuran turut diperkuat Gloria Emanuelle Widjaja yang berduet dengan Hee Yong Kai Terry dari Singapura.

Tunggal Putra

  • Jonatan Christie
  • Alwi Farhan

Tunggal Putri

  • Putri Kusuma Wardani

Ganda Putra

  • Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri
  • Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani
  • Raymond Indra/Nikolaus Joaquin
  • Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana
  • Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat

Ganda Putri

  • Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum
  • Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari
  • Siti Fadia Silva Ramadhanti/ Amallia Cahaya Pratiwi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ganda Campuran

  • Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu
  • Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah
  • Hee Yong Kai Terry (Singapura)/Gloria Emanuelle Widjaja