Raymond/Joaquin Tersingkir, Titik Terendah Indonesia di All England sejak 2011

Raymond Indra, Nikolaus Joaquin, All England, Fajar Alfian, Raymond/Joaquin Tersingkir, Titik Terendah Indonesia di All England sejak 2011

Langkah ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin terhenti di semifinal All England 2026. Inilah pertama kalinya Indonesia tanpa wakil di final kejuaraan bulu tangkis tertua itu sejak 2011.

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus mengakui keunggulan ganda putra nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, di semifinal All England 2026, Sabtu (7/3/2026). 

Bertanding di Utilita Arena Birmingham, Raymond/Joaquin sempat mengimbangi permainan agresif Kim/Seo. Mereka bahkan sempat unggul 14-11 sebelum disalip dan kalah 19-21 di gim pertama. 

Memasuki gim kedua, Raymond/Joaquin berusaha menjaga ritme permainan seperti gim pertama. Situasi ini hanya berlaku di poin-poin awal karena seterusnya Kim/Seo tancap gas mengunci kemenangan 21-13.

Kekalahan Raymond/Joaquin berarti Indonesia dipastikan tanpa wakil di final All England 2026. Hasil ini memunculkan dua catatan bertolak belakang yang membanggakan sekaligus mengecewakan. 

Di satu sisi, Raymond/Joaquin membuktikan kapasitas sebagai penerus tongkat estafet ganda putra Indonesia. Melaju sampai semifinal dengan status debutan All England patut diacungi jempol. 

Terlebih, rekam jejak Raymond/Joaquin selama enam turnamen BWF World Tour terakhir sangat mentereng untuk ukuran pemain yang baru naik ke level ganda putra utama PBSI. 

1 Gelar Juara, 3 Runner-up

Dimulai dari Korea Masters 2025 (Super 300). Raymond/Joaquin mampu melangkah ke final sebelum dipaksa menyerah rubber gim dari wakil tuan rumah, Lee Jong-min/Wang Chan, dengan skor 16-21, 21-16, 6-21.

Berikutnya, Raymond/Joaquin merengkuh gelar BWF World Tour perdana di Australian Open 2025 (Super 500). Mereka mengalahkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di final dengan skor 22-20, 10-21, 21-18.

Memasuki tahun baru, Raymond/Joaquin membuka kalender BWF World Tour 2026 dengan mengikuti Malaysia Open 2026 (Super 1000). Mereka langsung tersingkir di babak pertama usai ditekuk Sabar Karyawan Gutama/M.Reza Pahlevi Isfahani. 

Berlanjut ke Indonesia Masters 2026 (Super 500) di Istora Senayan, Raymond/Joaquin lagi-lagi berhasil melaju ke final, meski akhirnya kalah dua gim langsung dari Goh Sze Fei/Nur Izzuddin asal Malaysia (19-21, 13-21).

Raymond Indra, Nikolaus Joaquin, All England, Fajar Alfian, Raymond/Joaquin Tersingkir, Titik Terendah Indonesia di All England sejak 2011

Pasangan bulu tangkis ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil meraih posisi runner up dalam ajang Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada Selasa-Minggu, 20?26 Januari 2026.

Kemudian, Raymond/Joaquin kembali lolos ke final Thailand Masters 2026 (Super 300). Kali ini mereka dibuat bertekuk lutut oleh seniornya, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (10-21, 17-21).

Terakhir, Raymond/Joaquin sendirian mewakili Indonesia di semifinal All England 2026. Beban berat ditanggung sang debutan dan mereka banyak memetik pelajaran dari kekalahan melawan Kim/Seo.

Rapor Terburuk Indonesia 15 Tahun Terakhir

Di sisi lain, kekalahan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memunculkan rekor buruk. Indonesia perdana tanpa wakil di final All England sejak 2011 alias 15 tahun terakhir. 

Catatan ini tentu mengabaikan edisi 2021 yang diwarnai kontroversi pembatalan sepihak dari All England gara-gara atlet Indonesia diduga terinfeksi virus corona alias Covid-19 ketika berada di pesawat. 

Kali terakhir Indonesia tanpa wakil di final All England adalah edisi 2011. Sejak itu minimal predikat runner-up masih bisa diraih, berikut perinciannya. 

2012Ganda Campuran - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Juara) 

2013

Ganda Campuran - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Juara) 

2014

Ganda Putra - Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (Juara) 

Ganda Campuran - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Runner-up) 

2015

Ganda Campuran - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Runner-up) 

2016

Ganda Campuran - Praveen Jordan/Debby Susanto (Juara) 

2017

Ganda Putra - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Juara)  

2018

Ganda Putra - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Juara) 

2019

Ganda Putra - Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (Juara) 

2020

Ganda Putra - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Runner-up) 

Ganda Campuran - Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Juara) 

2021 (Dicekal) 

2022

Ganda Putra - Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana (Juara) 

Ganda Putra - Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (Runner-up) 

2023

Ganda Putra - Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Juara) 

Ganda Putra - Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (Runner-up) 

2024

Tunggal Putra - Jonatan Christie (Juara) 

Tunggal Putra - Anthony Sinisuka Ginting (Runner-up) 

Ganda Putra - Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Juara)

2025

Ganda Putra - Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (Runner-up) 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang