Motivasi Tinggi Putri KW meski Berjuang Sendirian di All England 2026

Putri Kusuma Wardani, Gregoria Mariska, All England, Putri KW, PBSI, Wang Zhi Yi, Motivasi Tinggi Putri KW meski Berjuang Sendirian di All England 2026

Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, kembali berjuang seorang diri mewakili Indonesia di All England 2026.

Regenerasi atlet tunggal putri Indonesia terhitung lambat dan tersendat-sendat. Putri Kusuma Wardani kerap menjadi satu-satunya pemain yang didaftarkan ke turnamen BWF World Tour.

Penyebabnya tidak lain adalah peringkat dunia yang terlampau jauh dengan para pelapis tunggal putri. 

Gregoria Mariska Tunjung yang lebih senior dan sempat diandalkan di level elite kini berkutat dengan penyakit vertigo.

Di sisi lain, pemain-pemain muda seperti Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutiara Ayu Puspitasari, dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi belum teruji. 

Satu nama lainnya, Ester Nurumi Tri Wardoyo, baru pulih dari cedera panjang, sehingga terlempar jauh dari papan atas ranking dunia BWF.

Kerendahan Hati Putri KW

Menjelang keberangkatan ke All England, Putri KW sadar betul posisinya sebagai satu-satunya wakil tunggal putri di All England 2026.

Putri Kusuma Wardani, Gregoria Mariska, All England, Putri KW, PBSI, Wang Zhi Yi, Motivasi Tinggi Putri KW meski Berjuang Sendirian di All England 2026

Putri Kusuma Wardani kala beraksi dalam babak grup BWF World Tour Finals di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Jumat (19/12/2025).

Dia berjanji mengerahkan segalanya dan mengobarkan semangat juang tinggi. Motivasi Putri tak sekadar prestasi, melainkan juga teladan untuk junior-juniornya.

"Sudah biasa sendiri dari kemarin juga begini. Sekarang juga tidak terlalu memikirkan tekanan," kata Putri kepada awak media, termasuk Kompas.com, di Pelatnas PBSI. 

"Tekanan itu selalu ada. Saya termotivasi tampil bagus dan membawa hal-hal positif di lapangan agar junior-junior bisa lebih semangat lagi," jelasnya.

Kans Bersaing dengan Empat Besar Tunggal Putri

Sektor tunggal putri All England 2026 bakal disesaki pemain-pemain top dunia. Kemungkinan besar Putri KW akan berjumpa salah satu dari mereka.

Secara khusus, Putri KW tertantang untuk bersaing dengan penghuni empat besar ranking BWF yang dia akui sangat dominan dan sulit dikalahkan.

Keempatnya yaitu An Se-young (Korea Selatan), Wang Zhi Yi (China), Chen Yu Fei (China), dan Akane Yamaguchi (Jepang).

"Bicara persaingan, menurut saya, dari top 10 dan top 32 itu masih sama. Cuma yang top 4 itu harus benar-benar kerja keras," ungkap Putri KW.

"Dari awal dituntut konsisten, baik dari segi pola, ketahanan fisik dan mental. Pikiran kita juga," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang