Jafar/Felisha Penasaran Atmosfer Megah All England, Pede ke Semifinal
Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, antusias menatap debut di All England 2026.
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu merupakan salah satu debutan di All England 2026, bersama Alwi Farhan, Raymond Indra, Nikolaus Joaquin, dll.
Secara persiapan, Jafar/Felisha mengaku sudah cukup matang di Pelatnas PBSI. Mereka tinggal menjalani program aklimatisasi menyesuaikan diri terhadap kondisi setempat.
"Bicara persentase, saya sendiri meyakini tingkat kesiapan saya di angka 90-95 persen," kata Felisha kepada awak media, termasuk Kompas.com, di Pelatnas PBSI, Senin (23/2/2026).
Senada dengan Felisha, Jafar Hidayatullah juga menilai persiapannya telah mencapai sekitar 90 persen.
Menjalani program latihan lebih lama dibanding Felisha yang sempat menjalani pemulihan cedera tangan, Jafar merasa kondisi dan kesiapan fisiknya relatif lebih matang.
Belum Ada Gambaran Atmosfer All England
Berangkat sebagai debutan, Jafar/Felisha mengaku belum memiliki gambaran soal atmosfer megah All England yang sering dibicarakan banyak orang.
"Kami di sini sih tenang-tenang saja seperti biasa ya, tapi mungkin pas sudah tiba di sana nanti baru terasa gugup," ucap Felisha.
"Lagipula hasil drawing juga belum ada. Kami belum tahu akan berhadapan dengan siapa, jadi ya belum merasakan apa-apa," jelasnya.
Jafar/Felisha Berharap Tembus Semifinal
Sadar berstatus debutan di All England 2026, Jafar/Felisha ingin berusaha semaksimal mungkin dari satu pertandingan ke pertandingan lain.
Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, sukses melangkah ke semifinal Indonesia Masters 2026 usai mengalahkan unggulan asal Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, Jumat (23/1/2026).
Namun, mereka tak ketinggalan menyelipkan harapan yang akan diperjuangkan di Birmingham Arena nanti.
"Kita semua sudah tahu bahwa All England turnamen tertua, sakral atau apa pun. Cuma jangan terlalu difokusin ke situ," ujar Felisha.
"Kami lebih fokus menjalani pertandingan demi pertandingan. Kalau harapan, paling bawah ya, minimal bisa sampai semifinal," imbuhnya.
"Saya juga sama mengincar semifinal, tapi fokus satu-satu saja dulu. Match by match," timpal Jafar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang