Ressa Disebut Hanya Nafkahi Anak di Awal Cerai, Mantan Istri Ungkap Tanggung Jawab Tak Berlanjut
Isu pemberian nafkah anak menjadi sorotan utama setelah Dini Kurnia, mantan istri Ressa Rizky Rosano, mengungkap bahwa sang mantan suami hanya menunaikan kewajiban tersebut di awal saja. Setelah itu, tanggung jawab finansial terhadap anak disebut tidak lagi berjalan hingga kini. Pengakuan ini pun memicu perhatian publik, terlebih karena sebelumnya Ressa tengah ramai dibicarakan usai minta pengakuan sebagai anak kandung dari Denada.
Melalui kuasa hukumnya, Charisma Adilaga, Dini menegaskan bahwa memang pernah ada upaya menafkahi di masa awal perceraian. Namun, hal tersebut tidak berlanjut sebagaimana mestinya. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Ressa Rizky dan mantan istri, Dini.
"Kalau terkait biaya, memang awalnya pernah menafkahi. Tapi untuk selanjutnya dari si Ressanya nggak pernah menafkahi. Jadi dia sudah melepas tanggung jawab,” jelas Charisma Adilaga, kuasa hukum Dini.
Tak hanya soal nafkah, minimnya komunikasi antara Ressa dan anaknya setelah perceraian juga ikut disorot. Dini mengungkap bahwa hubungan ayah dan anak nyaris tidak terjalin, bahkan pertemuan pun sangat jarang terjadi sejak mereka berpisah.
Di sisi lain, Charisma Adilaga menjelaskan bahwa secara hukum, hak asuh anak berada di tangan Dini sebagai ibu kandung, mengingat usia anak yang masih di bawah ketentuan tertentu.
"Kalau kita berbicara terkait hak asuh anak, jadi ada yang dinamakan di undang-undang itu adalah Kompilasi Hukum Islam, itu anak di bawah 12 tahun itu hak asuh jatuh di tangan ibunya,” jelasnya lagi.
Pernyataan dari pihak Dini muncul di tengah ramainya pembahasan publik mengenai Ressa Rizky Rosano yang sebelumnya terseret polemik pengakuan anak dengan Denada. Dalam kondisi tersebut, kemunculan Dini justru menuai beragam komentar, termasuk tudingan bahwa dirinya hanya mencari perhatian atau pansos.
Menanggapi hal itu, pihak Dini secara tegas membantah anggapan tersebut. Charisma Adilaga menegaskan bahwa kliennya hanya ingin meluruskan pernyataan Ressa yang dinilai tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
"Ya baik kita jelaskan ya. Kita kemarin memberikan statement itu yang pertama bukan pansos atau cari panggung. Kita hanya meluruskan karena dari pihak Ressa mengeluarkan statement tidak pernah nikah atau tidak mempunyai anak. Itu kan menyebarkan berita bohong," ujarnya.
Menurutnya, pernyataan tersebut memiliki dampak luas karena dikonsumsi masyarakat secara nasional.
"Karena dia menyebarkan berita bohong dan berita ini ditonton oleh masyarakat Indonesia, itu kan tidak baik. Dia seharusnya jujur," tegasnya.
Sementara itu, Dini memilih untuk tidak banyak berbicara dan menyerahkan penjelasan kepada kuasa hukumnya.
"Kalau aku mungkin untuk hari ini tidak banyak yang bisa saya sampaikan. Mungkin beberapa saja, selebihnya saya serahkan sama Mas Rama,” kata Dini.
Meski demikian, Dini tetap mengungkap fakta soal jarangnya keterlibatan Ressa dalam kehidupan anak mereka.
"Setelah bercerai sampai sekarang sih belum ada. Paling yang menemukan itu malah dari Ibu (ibunya Ressa) yang mencari Ressa untuk menemukan anak,” ungkapnya.
Di akhir pernyataan, Dini menegaskan bahwa dirinya tidak menuntut berlebihan. Ia hanya berharap ada tanggung jawab yang jelas demi masa depan anak.
"Saya harap untuk anak kalau memang ada tanggung jawab ya silakan. Toh juga anaknya dia,” tegasnya.