Andre Taulany Akhirnya Bicara soal Polemik Mantan Istri: Cobalah Tabayyun, Gak Usah Banyak Drama!

Andre Taulany
Andre Taulany

 Nama Andre Taulany ikut terseret setelah dugaan penganiayaan asisten rumah tangga (ART) yang melibatkan mantan istrinya, Rien Wartia alias Erin, ramai diperbincangkan di media sosial. Namun Andre akhirnya memilih angkat bicara dan menegaskan dirinya tak ingin lagi dikaitkan dengan persoalan tersebut.

Kasus ini sebelumnya mencuat usai beredar unggahan di Threads yang menarasikan adanya dugaan kekerasan terhadap ART berinisial H. Nama Erin pun langsung menjadi sorotan hingga akhirnya laporan resmi masuk ke Polres Metro Jakarta Selatan dengan nomor LP/1680/IV/2026/Polres Metro Jakarta Selatan tertanggal 29 April 2026. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah polemik yang terus berkembang, Andre Taulany menegaskan dirinya sudah tidak memiliki hubungan pribadi dengan Erin sejak keduanya resmi berpisah. Karena itu, ia meminta agar pertanyaan terkait kasus tersebut tidak lagi diarahkan kepadanya.

“Tolong, masalah ini jangan ditanya lagi sama saya,” ujar Andre Taulany, dalam tayangan YouTube Reyben Entertainment, dikutip Kamis 7 Mei 2026. 

Mantan vokalis band Stinky itu juga mengaku tidak mengikuti detail kasus yang kini tengah diproses pihak kepolisian. Menurut Andre, kehidupan Erin saat ini sepenuhnya sudah berada di luar urusannya.

“Karena saya tidak tahu dan saya tak ada urusan lagi sama dia sejak bercerai,” lanjut Andre.

Meski memilih menjaga jarak dari polemik tersebut, Andre tetap menyampaikan pesan yang bernada menenangkan. Ia berharap semua pihak dapat menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin tanpa memperpanjang konflik.

“Kalau bisa, cobalah tabayyun, bermuhasabah diri, dan saling memaafkan. Gitu saja,” kata Andre.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjalani hidup dengan lebih damai dan tidak terus larut dalam drama yang berkepanjangan.

“Hiduplah dengan damai, enggak usah banyak-banyak drama,” sambungnya.

Di sisi lain, tuduhan dugaan penganiayaan terhadap Erin pertama kali diungkap oleh penyalur ART bernama Nia Damanik. Nia mengaku menerima telepon langsung dari ART berinisial H yang meminta bantuan karena merasa mengalami kekerasan fisik.

Menurut pengakuan yang diterima Nia, korban mengaku kepalanya dipukul menggunakan sapu hanya karena terlambat menutup jendela rumah.

“Kepala saya dipukul pakai sapu,” ujar H seperti ditirukan Nia Damanik.

Nia pun sempat menanyakan apa kesalahan yang dilakukan korban hingga diduga mendapat perlakuan tersebut. Namun menurut cerita yang diterimanya, masalah itu dipicu hal yang dianggap sepele.

“Entah cuman gara-gara telat nutup jendela,” lanjut Nia menirukan pengakuan ART.

Tudingan yang telanjur viral itu langsung dibantah keras oleh Erin. Ia menegaskan memiliki sejumlah bukti untuk membantah seluruh tuduhan yang beredar di media sosial.

“Saya sudah mengetahui apa yang dilaporkan oleh penyalurnya itu dan saya punya bukti bukti semuanya, saya akan melaporkan balik,” ujar Erin.

Tak hanya membantah, Erin bersama tim kuasa hukumnya juga telah mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk melaporkan dugaan pencemaran nama baik. Pihak Erin menilai tuduhan yang beredar telah merusak nama baiknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa hukum Erin pun memastikan kliennya tidak melakukan tindakan kekerasan sebagaimana yang dituduhkan. Mereka justru menilai Erin menjadi korban fitnah dalam kasus yang kini viral di media sosial.

Hingga kini, proses hukum terkait laporan dugaan penganiayaan tersebut masih berjalan dan belum ada keputusan hukum tetap dari pihak kepolisian maupun pengadilan.