Kebangetan! Mantan Istri Ngaku Didepak dari Perusahaan Nussa Rara Usai Diselingkuhi dan Cerai

Annisa Hadiyanti
Annisa Hadiyanti

 Annisa Hadiyanti mengungkap kisah di balik konflik yang terjadi setelah perceraiannya dengan Aditya Triantoro. Perempuan yang ikut mendirikan serial animasi populer Nussa Rara itu mengaku tidak hanya menghadapi masalah rumah tangga, tetapi juga harus menerima kenyataan pahit dikeluarkan dari perusahaan yang ia bangun bersama mantan suaminya.

Ia menceritakan bagaimana perjalanan kariernya di balik kesuksesan animasi Nussa dan Rara berakhir secara mengejutkan. Ia mengaku awalnya menjadi salah satu founder yang merintis proyek tersebut bersama Aditya. Namun setelah konflik rumah tangga terjadi, posisinya di perusahaan justru ikut terancam. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Annisa Hadiyanti, mantan istri Aditya Triantoro, produser eksekutif sekaligus founder Nussa Rara

Menurut Annisa, masalah bermula ketika sang suami tiba-tiba meminta cerai tanpa alasan yang jelas. Belakangan, ia mengaku mengetahui adanya dugaan perselingkuhan yang membuat hubungan mereka semakin retak. Situasi tersebut kemudian ikut memengaruhi hubungan profesional mereka di perusahaan.

Meski menghadapi persoalan pribadi yang berat, Annisa mengaku sempat berusaha menahan diri demi kelangsungan proyek animasi yang telah mereka bangun bersama. Ia memilih meredam konflik agar karya tersebut tetap bisa berkembang. Annisa menjelaskan bahwa ia sebenarnya memiliki kesempatan untuk memperpanjang konflik tersebut, namun memilih mengalah demi masa depan proyek animasi tersebut.

“Mau saya panjangin lah istilahnya waktu itu. Sebenarnya kan waktu pas pertama kali ketahuan kalau saya nggak ngeredam, kalau saya nggak mikirin soal Nussa, kalau saya nggak mikirin soal perusahaan, ya udah bisa aja kan kalau ngikutin hawa nafsu tuh ya kan. Tapi nggak bakal ada tuh Nussa yang sekarang bisa dijual sama mereka. Makanya saya sakit hati banget waktu pas dipecat benar-benar nggak ada alasan apa-apa,” ujar Annisa yang dikutip dari YouTube C8 Podcast pada Sabtu, 7 Maret 2026. 

Annisa juga menjelaskan bahwa pada awalnya perusahaan tersebut memang didirikan oleh dua orang, yaitu dirinya dan sang mantan suami. Namun setelah konflik rumah tangga memuncak, situasi di perusahaan disebut ikut terganggu hingga produksi sempat terhambat.

Hal yang membuat Annisa semakin kecewa, menurut pengakuannya, proyek animasi tersebut kemudian dijual kepada production house lain tanpa melibatkan dirinya. Ia bahkan menyebut tidak menerima pembagian apa pun dari penjualan tersebut.

“Pembagiannya itu nggak dikasih sama sekali,” sebut Annisa. 

Kemudian Annisa menceritakan bagaimana dirinya tiba-tiba dikeluarkan dari perusahaan ketika proses perceraian mereka masih berjalan di pengadilan agama.

“Jadi dikeluarin (dipecat) sengaja nih. Saya nggak tahu tuh tadi ya didepak sepihak tanpa alasan yang jelas. Terus pas didepak itu juga pas lagi proses trial pengadilan agama buat divorce. Jadi tiba-tiba saya dikeluarin lah dari perusahaan terus saya bingung kan kenapa jadi personal,” katanya menceritakan ulang. 

Ia mengatakan bahwa tim kuasa hukumnya sempat mencoba menghentikan proses penjualan perusahaan tersebut karena masih berkaitan dengan pembagian harta gono-gini.

“Yaudah terus didepak, pas kedengeran sama saya dijual langsung disomasi dong sama lawyernya waktu itu. Jangan dijual dulu ini lagi ada pembagian gono gini gitu kan sidangnya belum selesai. Tapi in the end ya mungkin karena dianya ada biayanya lah ya. Jadi waktu itu pokoknya keputusannya sampai ke kasasi dan masih N.O. Jadi kalau N.O tuh masih bisa ya kalau mau lanjut oke masih bisa dilanjutin,” jelasnya. 

Namun pada akhirnya, penjualan tersebut tetap terjadi.

“Tapi ya itu udah dibayar katanya sama production house yang lain itu. Terus ya intinya udah bagi-bagi lah kali mereka,” tambahnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Annisa juga mengaku mendengar kabar bahwa nilai transaksi penjualan proyek animasi tersebut mencapai angka yang cukup besar. Namun, dirinya malah tak mendapatkan sepeser pun. 

“Sebenarnya ada selentingan ya, kalau exactnya saya kan nggak bisa lihat tuh yang ada di paper. Cuma selentingan yang saya dengar sih $4 juta US dan enggak dapat apapun sama sekali dari itu,” tandasnya.