Dituding Tak Nafkahi Anak, Isi Perjanjian Cerai Ruben Onsu Bayar Rp200 Juta Per Bulan ke Sarwendah Dibongkar

Ruben Onsu dan Sarwendah
Ruben Onsu dan Sarwendah

 Nama Ruben Onsu kembali ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul tudingan yang menyebut dirinya tidak menafkahi anak-anak usai berpisah dengan Sarwendah. Tuduhan tersebut rupanya sampai ke telinga pihak pengacara Ruben, Minola Sebayang.

Minola terlihat geram membaca komentar warganet yang dinilai tidak mengetahui fakta sebenarnya terkait kehidupan kliennya setelah perceraian. Scroll untuk tahu cerita lengkapnya, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"(Minola membacakan komentar warganet) 'Lu enggak usah ngomong deh, kasih nafkah, rumah aja'," kata Minola Sebayang dalam kanal YouTube Reyben Entertainment, dikutip Kamis 28 Mei 2026. 

Komentar tersebut langsung memancing reaksi keras dari pengacara senior itu. Menurutnya, banyak opini liar beredar tanpa memahami isi kesepakatan resmi yang telah dibuat kedua belah pihak sejak awal proses perpisahan.

"Lu tahu enggak sih apa yang sebenarnya gitu loh?" ujar Minola Sebayang.

Ia kemudian menjelaskan bahwa perceraian Ruben dan Sarwendah sebelumnya sudah disertai sejumlah kesepakatan tertulis, termasuk soal anak dan pembagian tanggung jawab lainnya. Kesepakatan itu bahkan disebut dibuat secara resmi di hadapan notaris.

"Perjanjian itu dibuat tanggal 3 Juni 2024, disebutkan bahwa dalam satu Minggu itu Ruben memiliki hak untuk berkumpul. Bukan hanya bertemu, berkumpul dengan ketiga anaknya, dua sampai tiga hari dalam satu minggu," ungkap Minola Sebayang.

Namun menurut Minola, hak tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya. Ia menyinggung adanya hambatan yang membuat Ruben tidak bisa leluasa bertemu anak-anaknya, meski sudah ada perjanjian resmi sebelumnya.

"Tapi ini kan tidak dilakukan," tegas pengacara yang kerap menangani kasus artis besar tersebut.

Di tengah polemik soal hak bertemu anak, Minola juga mengungkap bahwa Ruben tetap menjalankan kewajiban finansialnya dalam jumlah besar setiap bulan. Bahkan nominal yang dikeluarkan disebut mencapai ratusan juta rupiah.

"Yang sampai muncul biaya bulanannya 200 juta, sorry, 200 jutaan ya per bulan gitu loh," beber Minola Sebayang.

Tak hanya kebutuhan utama, Ruben juga disebut masih menanggung berbagai pengeluaran tambahan untuk anak-anaknya, termasuk biaya hiburan dan perjalanan.

"Bahkan apa yang seharusnya tidak perlu jadi tanggung jawab Ruben pun ditanggungjawabi ya, tiket kepergian, tiket nonton," tambah Minola.

Isu mengenai rumah mewah yang ditempati Sarwendah pun ikut disorot. Minola menegaskan bahwa proses pembelian tanah hingga pembangunan rumah berasal dari pembiayaan Ruben.

"Kalau menurut Ruben, yang beli tanahnya Ruben, yang membiayai proses pembangunannya Ruben," tegasnya.

Ia juga membantah anggapan bahwa ada pihak keluarga Sarwendah yang dirugikan secara finansial dalam pembangunan rumah tersebut. Menurutnya, Ruben tetap memberikan pembayaran profesional kepada siapa pun yang ikut terlibat dalam pengerjaan rumah.

"Bahkan orang tuanya S yang juga ikut mengerjakan ya, mengerjakan sebagian finishing daripada rumah itu, juga dibayar kok sama Ruben secara profesional," kata Minola Sebayang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, cicilan rumah disebut masih dibayarkan oleh Ruben hingga saat ini. Karena itu, pihak pengacara merasa tudingan yang diarahkan kepada Ruben tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi di balik layar.

"Kemudian timbul KPR atas pembangunan rumah tersebut di bank. Yang bayar siapa selama ini cicilannya? Ruben," tutup sang pengacara.