Perkara Chromebook, Jaksa Diingatkan Jangan Terkecoh Manuver Nadiem di Luar Sidang

Nadiem Makarim pakai baju tahanan Kejagung
Nadiem Makarim pakai baju tahanan Kejagung

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman menegaskan, fokus utama jaksa saat ini adalah membuktikan adanya niat jahat (mens rea) serta persekongkolan yang diduga telah dirancang sejak awal proses pengadaan. Ia menilai, pola pengaturan pengadaan harus dibuka secara terang di hadapan majelis hakim.

“Jaksa harus bisa menunjukkan bahwa ada dugaan pengaturan sejak awal. Pengadaan rata-rata dikunci untuk memenangkan ‘jago’ tertentu, baik melalui syarat, spesifikasi, hingga administrasi yang sengaja dibuat kaku,” katanya kepada wartawan, dikutip Selasa, 27 Januari 2026.

Boyamin juga menyoroti kebijakan yang dikenal dengan istilah 'kopi hitam', yang disebut melibatkan orang-orang terdekat terdakwa, sebagai poin krusial yang perlu didalami dalam pembuktian di persidangan.

Boyamin menilai, rencana pihak Nadiem yang disebut akan melaporkan saksi Jumeri ke kepolisian, merupakan langkah upaya menekan dan memengaruhi saksi-saksi lain. Menurutnya, manuver semacam itu tidak substansial dan berpotensi mencederai kemerdekaan saksi dalam memberikan keterangan.

“Jaksa jangan mengikuti irama penipu atau terdakwa terkait hal-hal yang tidak substansial. Tetap fokus membuktikan bahwa memang sudah ada niat jahat sejak awal pengadaan,” ujar dia.

Boyamin mengingatkan bahwa ancaman pelaporan terhadap saksi dapat merusak tatanan persidangan. Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 yang menegaskan bahwa saksi harus bebas dari ancaman, tekanan, maupun intimidasi agar dapat memberikan keterangan yang sebenar-benarnya.

Selain aspek persidangan, Boyamin mendorong Kejaksaan untuk lebih aktif memberikan edukasi hukum kepada publik guna menangkal narasi negatif di media sosial yang dinilai berpotensi mengaburkan fakta-fakta hukum dalam perkara tersebut.

“Ini sudah tahap persidangan. Fakta-fakta harus disampaikan secara utuh kepada publik, jangan diirit-irit. Edukasi ini penting agar masyarakat memahami duduk perkara yang sebenarnya,” kata dia.