Ketua MPR: PPHN Selesai Dibahas, Kita Perlu Diskusi dengan Presiden
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani mengatakan pembahasan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) di internal MPR telah selesai. Konsep tersebut saat ini sedang dipersiapkan untuk didiskusikan bersama Presiden RI Prabowo Subianto.
Muzani menjelaskan, penyusunan PPHN merupakan amanat lintas periode kepemimpinan MPR yang belum terselesaikan sejak lama. Maka itu, pihaknya berupaya menuntaskan konsep tersebut sebagai bentuk tanggung jawab terhadap amanat pimpinan sebelumnya.
Ketua MPR RI sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani
“PPHN pembahasannya di MPR sudah selesai. Jadi PPHN itu adalah amanat dari pimpinan MPR berperiode-periode,” ucap Muzani kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.
Ia menambahkan, MPR tengah mempercepat pembahasan konsep PPHN agar dapat disepakati oleh seluruh fraksi. Nantinya, konsep itu bakal dinyatakan selesai pada akhir Agustus dan diterima secara bulat di MPR.
“Maka pada akhir Agustus, sebagai sebuah konsep pokok-pokok haluan negara, kami anggap selesai dan itu sudah diputuskan, diterima oleh semua fraksi yang ada di MPR sebagai sebuah konsep PPHN,” kata Muzani.
Di sisi lain, Muzani mengatakan konsep PPHN yang telah disepakati kini berada di tangan pimpinan MPR dan akan segera dikomunikasikan dengan Presiden untuk menentukan arah serta bentuk hukumnya ke depan.
Ia menambahkan, diskusi dengan Presiden diperlukan guna menentukan bentuk final PPHN, apakah akan dituangkan dalam undang-undang atau skema hukum lainnya.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat
“Termasuk bagaimana mendapatkan bentuk PPHN ini mau dikemanakan. Bisa undang-undang, bisa Tap MPR, tapi Tap MPR itu juga sudah enggak ada lagi, bisa apa. Makanya itu sedang, makanya kita perlu diskusi dengan Presiden,” jelas Muzani.
“Kira-kira hasil diskusi dengan Presiden inilah yang nanti akan menjadi rumusan. Kira-kira seperti itu. Nah, kapan ketemunya? Kita sedang mencari waktu untuk bertemu dengan Presiden,” imbuhnya.