Asap Beracun di Tambang Emas Pongkor, Ledakan hingga Korban Ratusan Dibantah

Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forkopimda setempat
Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forkopimda setempat

Bupati Bogor Rudy Susmanto meluruskan kabar yang menyebut adanya ratusan korban dalam insiden kemunculan asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Rudy mengatakan pemerintah daerah bersama aparat keamanan dan manajemen Antam langsung turun ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang sempat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

“Kami datang langsung ke Kecamatan Nanggung, menggelar rapat bersama pimpinan Antam, Kapolres dan Dandim untuk mendapatkan informasi yang valid dan sebenar-benarnya. Informasi soal ratusan korban itu tidak benar,” ujar Rudy bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat bersama pihak Antam di Koramil Nanggung, Rabu.

Ia menjelaskan angka 700 yang beredar di masyarakat bukan merujuk pada jumlah korban, melainkan merupakan istilah level atau portal kerja di dalam tambang.

“Yang dimaksud itu adalah level 700, bukan ada 700 orang terjebak. Ini yang perlu kami luruskan supaya masyarakat tidak panik,” katanya.

Meski demikian, Rudy menegaskan pemerintah daerah tetap akan menelusuri kebenaran apabila terdapat informasi lain di luar aktivitas resmi PT Antam.

“Kalau ada beberapa informasi lain yang beredar, izinkan kami beberapa saat ke depan untuk memastikan kebenarannya. Kami akan menyampaikan berdasarkan data dan fakta yang ada di lapangan,” ujarnya.

Rudy menambahkan peristiwa yang terjadi adalah kemunculan asap di salah satu level tambang sekitar pukul 00.30 WIB, saat tidak ada aktivitas penambangan resmi yang sedang berlangsung.

Pemerintah Kabupaten Bogor, kata dia, langsung menyiapkan langkah antisipasi dengan mengerahkan mobil pemadam kebakaran, BPBD, ambulans, serta personel terkait begitu menerima informasi awal adanya dugaan korban.

“Semua kami siapkan karena awalnya kami juga menerima informasi ada korban. Tapi, setelah diverifikasi bersama Antam dan aparat, dipastikan tidak ada satu pun karyawan Antam yang menjadi korban,” katanya.

General Manager PT Antam Unit Bisnis Pertambangan Emas, Pongkor Nilus Rahmat

General Manajer PT Antam UBPE Pongkor Nilus Rahmat menegaskan seluruh pekerja perusahaan berada dalam kondisi aman setelah dilakukan evakuasi dari area terdampak asap.

“Tidak ada karyawan Antam yang terjebak ataupun menjadi korban. Aktivitas di area yang terdampak kami hentikan sementara sesuai prosedur keselamatan,” ujar Nilus.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto memastikan tidak ada ledakan di area pertambangan emas Pongkor sebagaimana kabar yang beredar.

“Yang terjadi adalah munculnya asap di salah satu level tambang dan sudah ditangani oleh pihak Antam. Tidak ada ledakan dan tidak ada pekerja Antam yang menjadi korban,” katanya.

Ia menambahkan hingga saat ini sumber pasti munculnya asap masih ditelusuri, karena tim belum dapat masuk ke area tambang sebelum kadar gas benar-benar berada pada tingkat aman. (Ant)