Cara Mencuci Emas Imitasi Biar Kuning Lagi, Gunakan 5 Bahan Dapur Ini

emas, emas imitasi, cara mencuci emas imitasi biar kuning lagi, membersihkan perhiasan imitasi yang menghitam, Cara Mencuci Emas Imitasi Biar Kuning Lagi, Gunakan 5 Bahan Dapur Ini

Perhiasan atau emas imitasi masih menjadi primadona bagi pencinta aksesori. Selain harganya yang terjangkau, tampilannya yang modis dan menawan membuat emas imitasi cocok dipadukan dengan berbagai gaya busana.

Namun, tantangan utama pemilik perhiasan jenis ini adalah sifatnya yang mudah berubah warna.

Berbeda dengan emas murni, emas imitasi memerlukan perawatan rutin agar tidak cepat menghitam atau kusam.

Lantas, bagaimana cara mencuci emas imitasi biar kuning lagi? Dirangkum dari laman Sahabat Pegadaian, berikut adalah penyebab dan panduan lengkap membersihkan perhiasan imitasi di rumah.

Mengapa Emas Imitasi Cepat Menghitam?

Sebelum mengetahui cara membersihkannya, penting untuk memahami faktor yang menyebabkan warna emas imitasi cepat luntur. Ada empat faktor utama yang memicu oksidasi pada logam campuran:

  • Reaksi Kimia: Paparan zat kimia dari body lotion, sabun mandi, parfum, hingga keringat asam dapat memicu reaksi pada logam dasar perhiasan.
  • Kandungan Logam Campuran: Emas imitasi umumnya terbuat dari tembaga atau nikel yang tidak tahan korosi.
  • Proses Oksidasi: Reaksi logam dasar terhadap air dan udara menyebabkan timbulnya karat atau perubahan warna.
  • Lapisan Emas Tipis: Karena lapisan emasnya tidak tebal, gesekan atau goresan sedikit saja dapat memperlihatkan logam dasar di bawahnya.

Cara Mencuci Emas Imitasi Biar Kuning Lagi

Untuk mengembalikan kilau aksesori favorit Anda, beberapa bahan dapur sederhana berikut bisa menjadi solusi praktis membersihkan perhiasan imitasi yang menghitam:

1. Manfaatkan Lemon

Asam pada lemon efektif mengangkat kusam. Campurkan perasan lemon dengan air menggunakan rasio 1:1. Rendam perhiasan selama beberapa menit, lalu gosok perlahan menggunakan kain lembut atau sabut gosok halus. Jangan lupa bilas dan keringkan secara menyeluruh.

2. Gunakan Pasta Gigi

Pilihlah pasta gigi tanpa kandungan pemutih atau bahan abrasif kuat agar tidak menggores permukaan.

"Campurkan pasta gigi dengan sedikit air hangat, lalu oleskan secara merata ke permukaan perhiasan. Gosok perlahan dengan sikat gigi, bilas, dan keringkan," tulis laporan tersebut.

Perlu diingat, metode ini sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering agar lapisan emas tidak terkikis.

3. Soda Kue

Soda kue dikenal sebagai bahan pembersih serbaguna. Campurkan tiga sendok teh soda kue dengan sedikit air hangat hingga membentuk tekstur pasta. Balurkan pada emas imitasi, diamkan selama 5 menit, lalu bilas hingga bersih.

4. Cuka Putih

Sifat asam cuka putih mampu melarutkan kotoran dan noda karat. Anda bisa merendam perhiasan selama beberapa menit dalam campuran air dan cuka (rasio 1:1), lalu gosok perlahan dengan sikat gigi hingga noda hilang.

5. Sabun Cuci Piring atau Sampo Bayi

Metode ini paling aman untuk mengangkat lemak dan debu. Campurkan tiga tetes sabun cuci piring ke dalam mangkuk berisi air hangat. Rendam perhiasan selama 5-7 menit, gosok perlahan, lalu bilas.

Sebagai alternatif yang lebih lembut, Anda bisa menggunakan sampo bayi.

Solusi Permanen: Penyepuhan Ulang (Plating)

Jika cara di atas belum memberikan hasil maksimal, Anda bisa melakukan cara menyepuh emas imitasi. Proses ini disebut juga dengan plating, yaitu memberikan lapisan tipis emas baru pada permukaan logam dasar melalui teknik elektrolisis.

Selain itu, metode imitation gold leaf (daun emas imitasi) juga bisa digunakan dengan bantuan perekat dan sealer agar warna kuningnya lebih tahan lama dan tidak mudah pudar.

Meskipun perawatan emas imitasi bisa dilakukan di rumah, perhiasan jenis ini tetap memiliki batas waktu keindahan.

Jika Anda menginginkan perhiasan yang sekaligus bisa menjadi aset investasi jangka panjang, mempertimbangkan untuk beralih ke emas asli adalah langkah yang bijak.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang