Haruskah Mencuci Pakaian dengan Cara Dibalik? Ini Jawaban Pakar

cara mencuci pakaian, mencuci pakaian dengan dibalik, tujuan mencuci pakaian dengan cara dibalik, Haruskah Mencuci Pakaian dengan Cara Dibalik? Ini Jawaban Pakar

Mencuci pakaian tampak sederhana, hanya merendam baju dalam air dan deterjen, bilas beberapa kali, kemudian keringkan.

Padahal, jika teknik yang digunakan salah, maka bisa membuat warna cepat pudar dan serat kain mudah rusak.

Salah satu cara mencuci pakaian yang dilakukan beberapa orang adalah dengan membalik baju yang ada.

Namun sebagian lagi, mencuci pakaian dengan acak, tanpa mempedulikan baju harus dibalik atau tidak.

Lantas sebenarnya, perlukah mencuci pakaian dengan cara dibalik (inside out)?

Pendapat pakar soal membalik pakaian saat mencuci

Banyak ahli perawatan tekstil sepakat bahwa membalik pakaian sebelum dicuci dapat memperpanjang usia pakai, terutama untuk bahan yang mudah aus.

Dilansir dari Good Housekeeping, membalik pakaian sebelum mencuci membantu mencegah pudar warna, abrasi, dan keausan pada bagian luar pakaian.

Hal ini terutama untuk jeans gelap, baju dengan sablon atau print, serta pakaian berornamen. 

Mengapa demikian? Karena bagian luar pakaian adalah sisi yang paling sering bergesekan dengan mesin cuci, permukaan drum, dan pakaian lain. 

Gesekan inilah yang membuat warna dapat mudah luntur, sablon memudar, dan permukaan kain menjadi berbulu.

Selain itu, dilansir dari Real Simple, membalik pakaian seperti jeans dapat mencegah iritasi atau kerusakan pada item lain yang berbahan sensitif akibat gesekan dengan ritsleting, kancing, atau material berat.

Forrest Webber, pemilik Bear Brothers Cleaning di Huntsville, Alabama, Amerika Serikat (AS) mengatakan, mencuci pakaian dan membaliknya akan membantu melindungi kain bagian luar dari gesekan selama pencucian guna menjaga warnanya dan membuat pakaian tampak seperti baru. 

Teknik ini juga dapat melindungi cetakan dan bordiran pakaian, dan akan membersihkan bagian dalam pakaian secara menyeluruh karena menghilangkan keringat, minyak tubuh, dan sel kulit dari pakaian.

Meskipun secara teknis tidak mungkin sepenuhnya mencegah pemudaran warna kain, membalik pakaian dapat memperlambat proses tersebut. Dengan begitu, jeans atau kaus favorit jadi bisa bertahan sedikit lebih lama.

Manfaat membalik pakaian saat mencuci

Berikut ini adalah manfaat membalik pakaian saat mencuci:

  • Warna bagian luar lebih terlindungi.
  • Sablon dan detail dekoratif tidak cepat rusak.
  • Noda pada bagian dalam, seperti keringat di area ketiak atau kerah, lebih mudah dibersihkan.

Lalu, pakaian apa saja yang perlu dibalik saat mencucinya?

Metode ini terutama dianjurkan untuk beberapa jenis pakaian ini:

  • Kaos berbahan katun
  • Jeans
  • Pakaian bersablon
  • Pakaian olahraga berbahan teknis
  • Pakaian berwarna gelap
  • Pakaian berwarna terang
  • Kaos katun

Pakaian olahraga yang penuh keringat adalah baju yang harus dicuci dalam keadaan dibalik.

Pakaian olahraga terbuat dari bahan yang dirancang untuk menyerap keringat. Tetapi menurut pakar, bagian dalam kain yang bersentuhan dengan tubuh akan menerima sebagian besar keringat, minyak, deodoran, krim, losion, dan tentu saja bau.

Bagaimana proses pengeringannya?

Meski dibalik, proses pencucian tetap efektif. Detergen dan air tetap mengenai bagian dalam pakaian, yang biasanya menjadi area paling kotor. 

Sementara itu, lapisan luar tetap terpelihara karena tidak langsung terkena gesekan kuat.

Untuk bahan sensitif seperti wol atau rayon, membalik pakaian dapat membantu mencegah serat melinting dan menjaga bentuknya tetap baik.

Saat dimasukkan ke pengering, gesekan di drum masih terjadi. Membalik pakaian kembali membantu mengurangi risiko warna pudar dan serat cepat aus. 

Namun untuk pakaian tertentu seperti jeans, pengeringan alami tetap menjadi pilihan terbaik.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang