BMKG Beri Peringatan Cuaca Ekstrem Sepanjang 9-11 Januari 2026, Ini Daftar Wilayahnya

BMKG, BMKG Beri Peringatan Cuaca Ekstrem Sepanjang 9-11 Januari 2026, Ini Daftar Wilayahnya

Indonesia masih berada di musim penghujan pada Januari 2026 ini, sehingga curah hujan masih tetap tinggi di beberapa wilayah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sebagian besar wilayah Indonesia dalam sepekan terakhir.

Bahkan, ada pula hujan sangat ekstrem yang tercatat di Maluku Utara (256,3 mm/hari), serta hujan dengan intensitas sangat lebat tercatat di Papua Barat (114, 6 mm/hari) dan Jawa Barat ( 113,2 mm/hari).

Peningkatan intensitas hujan di Indonesia dalam sepekan terakhir masih dipengaruhi oleh dinamika atmosfer, antara lain kondisi La Nina lemah, aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) yang aktif secara spasial di sebagian besar wilayah Indonesia, anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) yang negatif, serta perambatan gelombang ekuator.

Dinamika atmosfer dalam sepekan ke depan

Dalam sepekan ke depan, BMKG memprakirakan pengaruh dinamika atmosfer pada skala global, regional, dan lokal masih signifikan terhadap kondisi cuaca di Indonesia.

Pada skala global, El Nino–Southern Oscillation (ENSO) terpantau menguat pada fase negatif yang mengindikasikan La Nina lemah.

Dilansir dari laman resmi BMKG, kondisi ini berpotensi meningkatkan pasokan uap air yang mendukung pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia. Selain itu, suhu muka laut yang relatif hangat di sebagian perairan Indonesia turut memperkaya pasokan uap air.

Aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) secara spasial diprakirakan aktif melintasi Aceh, Jambi, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah tersebut.

Selain itu, gelombang ekuator juga terpantau aktif dan dapat memperkuat proses konvektif di sejumlah wilayah.

Kombinasi Madden–Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuator teramati aktif di Papua Selatan dan perairan selatan Papua Selatan, sehingga berkontribusi pada peningkatan aktivitas konvektif dan potensi hujan di kawasan tersebut.

Sirkulasi siklonik terpantau di Perairan barat Australia. Daerah konvergensi diprediksi memanjang di Semenanjung Malaysia, dari Kepulauan Riau hingga Jambi, di Laut Jawa, dari Samudera Hindia selatan DI Yogyakarta hingga Jawa Timur, dari Selat Makassar hingga Laut Flores, dari Sulawesi Utara hingga Laut Maluku, di Papua, dan dari Papua Barat Daya hingga Papua Barat.

Daerah pertemuan angin (konfluensi) terpantau di perairan barat Sumatera, di Nusa Tenggara Timur, di Laut Banda, di Laut Flores dan di Maluku.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Cuaca 9–11 Januari 2026

Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan lebat.

Namun, perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Riau
  • Jambi
  • Sumatera Selatan
  • Kep. Bangka Belitung
  • Jakarta
  • Jawa Tengah
  • DI Yogyakarta
  • Bali
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Kalimantan Selatan
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku
  • Papua Barat Daya.

Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:

Siaga (Hujan lebat–sangat lebat):

  • Sumatera Barat
  • Kep. Riau
  • Bengkulu
  • Lampung
  • Banten
  • Jawa Barat
  • Jawa Timur
  • NTB
  • NTT
  • Kalimantan Barat
  • Maluku Utara
  • Papua Selatan.

Angin Kencang:

  • Maluku bagian Tenggara
  • Kep. Riau
  • Papua Selatan
  • NTB
  • NTT
  • Bali
  • Jawa Timur
  • Jawa Tengah
  • Jawa Barat
  • Sulawesi Selatan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang