Mantan Presiden Dioperasi Gara-gara Cegukan

Cegukan.
Cegukan.

Mantan presiden menjalani operasi gara-gara cegukan. Sosok yang dimaksud adalah Jair Bolsonaro (70) dari Brazil.

Ia menjalani prosedur medis (operasi) untuk mengatasi cegukan yang terus-menerus kendati sedang menjalani masa tahanan.

Para dokter melakukan "prosedur blok saraf frenikus" pada Bolsonaro untuk memblokir saraf frenikus kirinya, setelah ia menjalani operasi serupa sebelumnya untuk mengobati saraf frenikus kanannya.

Dalam literatur medis, saraf frenikus digambarkan sebagai saraf vital yang berasal dari leher dan mengendalikan diafragma, otot utama untuk bernapas.

Operasi di rumah sakit DF Star di ibu kota Brasilia berlangsung sekitar satu jam dan selesai pada sore hari waktu setempat, seperti dikutip dari situs Straitstimes, Selasa, 30 Desember 2025.

Mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro

Mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro

Mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro Catatan medis mengenai operasi tersebut diperkirakan akan dirilis kemudian. Jair Bolsonaro dirawat di rumah sakit pada Rabu pekan lalu karena akan menjalani operasi hernia bertepatan Hari Raya Natal.

Dokter kemudian memutuskan untuk juga melakukan prosedur untuk mengatasi cegukan selama dirinya dirawat di rumah sakit.

Mantan presiden tersebut menghadapi masalah kesehatan sejak insiden penusukan yang dialaminya pada September 2018, selama acara kampanye presiden di kota Juiz de Fora, negara bagian Minas Gerais.

Jair Bolsonaro dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman lebih dari 27 tahun penjara oleh Mahkamah Agung Brasil pada September 2025 karena merencanakan kudeta untuk membalikkan kekalahannya dalam pemilu 2022.

Ia pun mulai menjalani hukumannya bulan lalu. Meski begitu, pria berusia 70 tahun tersebut diizinkan oleh Hakim Agung Alexandre de Moraes untuk meninggalkan penjara guna menjalani operasi hernia.