Malioboro Masuki Puncak Kepadatan Hari Ini, Kunjungan Wisatawan Diprediksi Tembus 1,5 Juta Orang

Kawasan Malioboro, jantung Kota Yogyakarta, diprediksi akan mengalami lonjakan kunjungan wisatawan yang sangat signifikan mulai hari ini, Jumat (26/12/2025).
Selama dua pekan masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), jumlah pelancong diperkirakan mencapai 1,5 juta orang.
Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraeni, menyatakan bahwa proyeksi tersebut didasarkan pada perbandingan data kunjungan tahun lalu serta tren pergerakan wisatawan yang masuk ke wilayah DIY.
"Kalau melihat data BPS tahun lalu, kunjungan dua minggu libur Nataru itu mencapai 500.000 orang. Nah, tahun ini dengan asumsi per hari di angka 60.000 sampai 100.000 pengunjung dikalikan 14 hari, kita bisa mencapai angka 1,4 juta hingga 1,5 juta pengunjung," ujar perempuan yang akrab disapa Anggi tersebut, Kamis (25/12/2025).
Indikator Lonjakan. Teras Malioboro Jadi Acuan
Anggi menjelaskan, salah satu indikator kuat dalam menghitung rata-rata kunjungan harian adalah data dari Teras Malioboro (TM).
Berdasarkan pantauan pada akhir pekan lalu (20-22 Desember 2025), tercatat ada sekitar 64.000 pengunjung di titik relokasi pedagang kaki lima tersebut.
Pihaknya mengasumsikan bahwa pengunjung yang masuk ke Teras Malioboro mencerminkan sebagian kecil dari total massa di sepanjang jalan tersebut.
"Asumsi kita, pengunjung Malioboro yang masuk ke Teras itu sekitar 20 sampai 30 persen dari keseluruhan total orang yang ada di kawasan Malioboro. Jadi, kalau di Teras saja ada 20.000 per hari, maka total di Malioboro bisa menyentuh 100.000 pengunjung per harinya," jelas Anggi.
Data ini selaras dengan pantauan Ditlantas Polda DIY dan Kemenpar yang memprediksi adanya pergerakan 7 hingga 9 juta wisatawan yang masuk ke wilayah Yogyakarta pada pengujung tahun ini.
Mayoritas pelancong didominasi oleh wisatawan domestik asal Jawa Tengah, DIY, dan wilayah lain di Pulau Jawa yang menggunakan kendaraan pribadi maupun umum.
Puncak Kepadatan, Waspada Mulai 26 Desember
Wisatawan mulainpadati kawasan Malioboro sejak sore hari, Senin (22/12/2025)
Meskipun suasana sempat landai pada hari kerja, pihak UPT memperingatkan bahwa gelombang kunjungan akan meningkat tajam mulai hari ini, tepat satu hari setelah Natal."Prediksi kami di weekend besok, mulai tanggal 26, 27 Desember sampai malam tahun baru nanti, kenaikannya akan cukup tajam. Angka harian bisa konsisten di atas 30.000 pengunjung, bahkan lebih," katanya.
Terpisah, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (BPPD DIY), GKR Bendara, meminta warga lokal untuk bersabar menghadapi lonjakan ini. Mengingat, sektor pariwisata adalah penopang utama roda perekonomian Yogyakarta.
"Harus bersabar dengan kondisi Nataru, karena roda perekonomian kita ditopang banyak oleh pariwisata, sehingga akhir tahun itu selalu tinggi," ungkap GKR Bendara.
Ia menambahkan bahwa tingginya kunjungan membuktikan Yogyakarta tetap menjadi destinasi favorit. Namun, ia juga memberikan pesan tegas bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kota Pelajar.
"Untuk wisatawan tolong hargai kebudayaan kita yang ada. Jangan buang sampah sembarangan, jangan foto-foto di jalan, tapi gunakanlah trotoar. Tetap jaga kebersihan dan sopan santun. Selamat menikmati akhir tahun," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Kunjungan Malioboro Tembus 100 Ribu Orang per Hari, Puncak Kepadatan Diprediksi Mulai 26 Desember
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang