Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Alami Kenaikan, Malaysia Jadi Penyumbang Terbesar
Angka jumlah kunjungan wisatawan mancangera (wisman) ke Indonesia mengalami surplus di tahun 2025. Jika dibandingkan dengan jumlah wistawan nusantara yang bepergian ke luar negeri. Berdasarkan data sepanjang Januari hingga Oktober 2025 angkat kunjungan wisman tercatat sebanyak 12,76 juta kunjungan. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 10,32 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024 lalu.
Sementara untuk perjalanan wisatawan nusantara, pada Januari-Oktober 2025 juga menunjukkan kekuatan luar biasa yakni 997,91 juta perjalanan. Jumlah ini meningkat 18,89 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
”Jika dibandingkan dengan jumlah masyarakat Indonesia yang berkunjung ke luar negeri atau wisatawan nasional jumlah kunjungan wisatawan mancangera lebih tinggi 5,21 juta dan surplus ini semakin besar dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Menteri Pariwista, Widiyanti Putri Wardhana di Jakarta, Selasa 16 Desember 2025.
Lebih lanjut diungkap Widi, Capaian ini mengindikasikan dua hal, pertama Indonesia semakin menarik dan kompetitif di mata wisatawan dunia. Kedua surplus kunjungan yang terjadi berpotensi memperkuat net devisa dari sektor pariwisata.
” Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara menjadi pengungkit capaian devisa yang selama Januari hingga September 2025 ini mencapai 13,82 miliar USD mencatatkan pertumbuhan 9,40 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya,” kata dia.
Sementara itu terkait dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara diungkap Widi, dari 15 negara yang ditargetkan sebagai penyumbang kunjungan wisatawan. Dengan Malaysia sebagai negara penyumbang wisatawan terbanyak yakni sebanyak 17 persen dari total kunjungan.
Selama tahun 2025 ini, Kementerian Pariwisata sudah melakukan berbagai upaya untuk menarik minat turis asing melalui serangkaian promosi. Mulai dari 22 kerja sama terpadu, 17 famtrip, 16 business matching dan 12 pameran wisata dengan potensi devisa Rp 29,6 triliun.
Selain itu, geliat wisatawan nusantara juga ditopang dengan penyelenggaraan serangkaian event. Sebanyak 198 event besar, mulai dari Karisma Event Nusantara, event nasional, hingga event internasional dan MICE, menghadirkan 12,20 juta pengunjung, menggerakkan 20.877 UMKM, dan memicu perputaran ekonomi yang mencapai Rp 23,76 triliun.