Hari Ini dalam Sejarah: Gempa dan Tsunami Dahsyat Melanda Aceh dan Sekitarnya
Hari ini, 21 tahun yang lalu atau 26 Desember 2004, terjadi gempa dan tsunami Aceh, yang jadi salah satu bencana alam terburuk dalam sejarah Indonesia.
Bahkan gempa dan tsunami Aceh tersebut berdampak dan menimbulkan tsunami di beberapa negara lainnya, seperti Sri Lanka, Thailand, dan India.
Tsunami terjadi setelah Aceh lebih dulu dilanda gempa berkekuatan 9,2 SR, disusul gelombang laut setinggi 30 meter yang menghantam Kota Aceh.
Bermula dari guncangan gempa yang terjadi di kawasan Aceh bagian barat dan sekitarnya. Terjadi gempa berkekuatan 9,1 hingga 9,3 SR berpusat di 20-25 kilometer barat daya Sumatera sekitar pukul 07.50 WIB.
Tidak berselang lama, datang gelombang besar setinggi kurang lebih 30 meter menyapu pantai barat Sumatera dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.
Gelombang tsunami yang diperkirakan melaju dengan kecepatan mencapai ratusan kilometer per jam tersebut meratakan kota-kota di pesisir barat Aceh.
Gempa disebabkan interaksi lempeng Indo-Australia dan Eurasia
Tsunami besar yang menghantam Aceh disebabkan oleh gempa yang terjadi di perairan barat Aceh, Nicobar, dan Andaman.
Gempa tersebut terjadi akibat adanya interaksi lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Guncangan sebesar 9,1 hingga 9,3 SR berpusat di dasar laut pada kedalaman 10 meter sehingga tergolong gempa dangkal.
Menurut ahli, gempa yang terjadi saat itu menimbulkan tsunami karena adanya pergeseran batuan secara tiba-tiba.
Kondisi tersebut memicu terjadinya gempa yang disertai dengan lentingan batuan di bawah pulau dan dasar laut.
Akibatnya, permukaan air laut menurun ke arah palung dan menimbulkan terjadinya gelombang laut besar yang disebut tsunami.
Jadi salah satu bencana terburuk dalam sejarah Indonesia
Sebuah masjid yang masih berdiri di tengah reruntuhan di Banda Aceh, pasca tsunami 2004.
Gempa dan tsunami Aceh termasuk bencana dahsyat bagi Indonesia dan dunia karena menelan korban hingga ratusan ribu jiwa.
Dilaporkan, akibat tsunami tersebut sekitar 126.741 orang tewas dan 93.285 orang dinyatakan hilang tersapu ombak.
Pada 27 Desember 2004, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa tsunami Aceh merupakan bencana kemanusiaan terbesar yang pernah terjadi di Indonesia.
Sementara itu, meski berdampak sampai ke Sri Lanka, Thailand, dan India, pada 31 Desember 2004, Indonesia dinyatakan sebagai negara yang terdampak tsunami paling parah.
Selain Indonesia, ada 14 negara lain yang terdampak akibat bencana gempa dan tsunami tersebut antara lain, Sri Lanka, India, Thailand, Somalia, Myanmar, Maladewa, Malaysia, Tanzania, Seychelles, Bangladesh, Afrika Selatan, Yaman, Kenya, dan Madagaskar.
Dari semuanya, Indonesia menjadi negara yang dampaknya paling parah, disusul Sri Lanka, India, dan Thailand.
Pasca-kejadian, kendali pemerintahan di Aceh diambil alih pemerintah pusat. Itu meliputi penanganan darurat, pemulihan mental, rehabilitasi, serta dukungan penyelenggaraan pemerintah daerah.
Pemerintah Indonesia saat itu menaksir kerugian akibat tsunami mencapai puluhan triliun. Hal itu lantaran rusaknya ratusan ribu rumah serta fasilitas umum dan sosial masyarakat.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang