Gempa M 5,6 Guncang Laut Banda Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku dan sekitarnya pada Kamis (1/1/2026) pagi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pukul 10.05.25 WIB dengan magnitudo terkini M 5,4.
Episenter gempa berada di laut pada koordinat 6,64 derajat Lintang Selatan dan 130,02 derajat Bujur Timur.
Lokasinya sekitar 205 kilometer barat laut Tanimbar, Maluku, dengan kedalaman 175 kilometer.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan gempa tersebut tergolong gempa menengah yang dipicu oleh aktivitas deformasi batuan di dalam Lempeng Banda.
Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa memiliki tipe pergerakan geser atau strike-slip.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Daryono dalam keterangan resmi BMKG, Kamis.
Wilayah yang merasakan gempa
Ilustrasi gempa bumi.
Berdasarkan estimasi peta guncangan atau shakemap, getaran gempa dirasakan di wilayah Maluku Tengah dan Maluku Barat Daya dengan intensitas III–IV MMI.
Pada skala tersebut, getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah pada siang hari.
BMKG menyebutkan hingga pukul 10.23 WIB belum terpantau adanya aktivitas gempa susulan.
Selain itu, belum ada laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat peristiwa gempa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Informasi resmi terkait aktivitas kegempaan dan peringatan tsunami hanya disampaikan melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi, seperti media sosial @infoBMKG, situs resmi BMKG, kanal Telegram InaTEWS, serta aplikasi resmi BMKG.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang