Catatan Sepak Terjang VinFast di Indonesia Sepanjang 2025
Manufaktur asal Vietnam, VinFast memulai kiprahnya di Indonesia pada 2024 silam. Dalam waktu singkat, merek tersebut terus melakukan ekspansi secara masif untuk mendekatkan diri ke konsumen.
Salah satu hal yang menjadi tujuannya adalah membuat lini mobil listrik VinFast semakin mudah diakses oleh masyarakat Tanah Air.
VinFast pertama kali hadir di pameran otomotif Indonesia International Motor Show atau IIMS 2024. Sejumlah model berkonfigurasi setir kanan dipamerkan perdana ke para pengunjung.
Masyarakat merespons positif deretan kendaraan VinFast. Hal tersebut ditandai dengan membanjirnya angka pemesanan dan pembelian selama masa pameran berlangsung.
Padahal saat itu VinFast belum menyediakan unit test drive untuk diuji coba langsung oleh para konsumen yang berminat. Bahkan beberapa modelnya masih berstatus prototipe.
VinFast turut meraih dua penghargaan di IIMS 2024, yakni Best Booth Car serta Favorite Southeast Asia Premiere Launch.
Prestasi VinFast di IIMS 2024 menguatkan posisinya sebagai manufaktur mobil listrik yang kompetitif di Tanah Air.
Sampai Maret 2025, VinFast telah mengirimkan 2.500 unit mobil listrik berkonfigurasi setir kanan dari Vietnam ke Indonesia.
Selama perjalanannya di Indonesia, VinFast telah memperkenalkan sejumlah model termasuk VF 3, VF 5, VF e34 sampai purwarupa VF Wild di GJAW 2025.
Tegaskan Komitmen Jangka Panjang
Ketersediaan outlet dan jaringan diler jadi pertimbangan penting konsumen dalam membeli mobil listrik.
Merespons hal tersebut VinFast memperkuat jaringan diler dan showroom di berbagai wilayah Indonesia.
Saat pameran GIIAS 2025, VinFast menandatangani persetujuan kerja sama dengan rekanan diler baru buat memperkuat penjualan.
“Dengan dukungan komprehensif VinFast untuk rekanan diler, kami berkomitmen memastikan setiap konsumen di Indonesia mendapatkan layanan konsultasi profesional dan kebijakan purnajual terbaik,” kata Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia dalam siaran resmi, dikutip Kamis (18/12).
Bicara soal layanan penjualan, VinFast menawarkan gratis pengisian daya di seluruh fasilitas mereka yakni V-Green sampai 2028.
Sementara harga jual kembali lini kendaraan VinFast dijamin bertahan 90 persen ke atas dari banderol awal.
Menegaskan kiprahnya di dalam negeri, VinFast baru-baru ini membangun pabrik di kawasan Subang, Jawa Barat dengan kapasitas produksi sampai 50.000 unit per tahun.
Kemudian VinFast turut bergabung sebagai anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Sehingga bisa terlibat langsung dalam berdialog dengan pemangku kepentingan sampai pemerintah dalam mengembangkan industri otomotif.
“Menjadi anggota Gaikindo merupakan langkah penting buat kami, mengkonfirmasi komitmen jangka panjang VinFast dalam membantu ekosistem mobilitas bertenaga listrik di Indonesia,” tegas Kariyanto.
Tidak ketinggalan fasilitas perakitan VinFast yang didirikan hanya dalam waktu 17 bulan di kawasan Subang, Jawa Barat.
Fasilitas perakitan mereka bertempat di lahan seluas 171 hektar berbekal investasi sebesar 300 juta USD dengan kapasitas produksi 50.000 unit per tahun.
Lokalisasi disebut menjadi keputusan strategis yang sejalan dengan roadmap elektrifikasi di dalam negeri.
VinFast juga memiliki target untuk terus meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), 40 persen di 2026 dan 60 persen per 2030.
Keberadaan pabrik VinFast turut memberikan efek domino, menciptakan 5.000 sampai 15.000 lapangan pekerjaan baru dari berbagai industri.