Dua Tahun VinFast Berkiprah di Pasar Otomotif Indonesia

 VinFast Indonesia masuk pasar otomotif Indonesia secara resmi pada 2024. Merek asal Vietnam tersebut melakukan penetrasi yang ciamik.

Dalam waktu cukup singkat Vinfast terbilang cukup cepat dalam berkembang dari nol.

Tidak hanya sekadar memasarkan mobil listrik, namun VinFast membangun ekosistem pendukung di Tanah Air.

Melalui strategi jangka panjang, VinFast menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Sehingga mendukung perkembangan mereka sebagai brand otomotif.

VinFast Indonesia

“Vingroup sebagai perusahaan swasta di Vietnam telah menjangkau seluruh aspek penting dalam kehidupan modern,” ucap Kariyanto Hardjosoemanto, CEO VinFast Indonesia di Bali (20/12).

Menurutnya, misi VinFast sejalan bersama pemerintah yang ingin mempercepat transisi elektrifikasi di Indonesia.

Di dalam negeri mereka memboyong jajaran mobil listrik unggulan. Mereka percaya diri untuk bersaing dengan manufaktur lain.

Lebih jauh VinFast juga menerapkan sejumlah inovasi dalam hal elektrifikasi. Bertujuan untuk memudahkan konsumen memiliki mobil ramah lingkungan.

Bukan cuma menawarkan kendaraan berbanderol kompetitif. VinFast juga menyuguhkan opsi kepemilikan unit dan sewa baterai.

Metode tersebut diklaim mampu membius konsumen di Tanah Air untuk meminang unit.

Adapula garansi jual kembali unit dengan kisaran harga yang menguntungkan. Sehingga menambah rasa percaya diri pelanggan.

Pasar otomotif Asia Tenggara dikatakan cukup kompetitif. Banyaknya brand asal Cina menjadi tantangan tersendiri bagi VinFast.

Namun mereka tidak gentar, karena dikatakan bahwa selama dalam pameran, angka pemesanan kendaraan cukup fantastis.

Lalu seluruh kerja keras mereka terbayar dengan hadirnya sejumlah penghargaan.

2025 disampaikan adalah momen tepat guna meningkatkan minat masyarakat terhadap EV (Electric Vehicle) di dalam negeri.

Sembari terus meluncurkan produk terbaru. Vinfast juga mengumumkan kolaborasi bersama berbagai pihak.

Bersama-sama mereka membangun jaringan diler dan bengkel di penjuru negeri.

Jaringan bengkel dan diler membuat konsumen semakin yakin dengan komitmen VinFast.

Rapor Impor VinFast di Indonesia: Bakal CKD 17 Ribu Mobil di 2026

Bahkan baru-baru ini VinFast meresmikan pabrik mandiri di Subang, Jawa Barat.

Dengan adanya pabrik, ditargetkan seluruh model mereka mampu mengantongi TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) tinggi.

Pabrik VinFast di Subang sendiri dibangun hanya dalam jangka waktu 17 bulan saja. Kemudian Indonesia diharapkan bisa menjadi basis produksi bagi negara-negara di Asia Tenggara.