Pemko Medan Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 25 Desember 2025

Medan, Status tanggap darurat, banjir Medan, Pemko Medan Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 25 Desember 2025, 19 Kecamatan Terdampak Banjir Medan, Antisipasi Cuaca Ekstrem dari BMKG, Instruksi Pemulihan Pascabanjir, Pelayanan Publik Harus Cepat, Posko Bencana Tetap Buka hingga 25 Desember, Pelayanan Kesehatan Pascabanjir Diperkuat

Pemerintah Kota (Pemko) Medan resmi memperpanjang status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari ke depan, terhitung sejak 12 hingga 25 Desember 2025.

Kebijakan ini diambil sebagai upaya mempercepat dan memaksimalkan penanganan pascabanjir besar di Kota Medan yang terjadi pada 27 November 2025 lalu.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan keputusan itu di Medan, Jumat (12/12/2025). Ia menegaskan bahwa proses pemulihan masih berlangsung dan membutuhkan penanganan yang lebih intensif.

“Masa Tanggap Darurat Bencana di Kota Medan diperpanjang. Kita melihat Medan saat ini masih dalam proses pemulihan, sehingga penanganannya harus lebih maksimal,” ujar Rico Waas.

19 Kecamatan Terdampak Banjir Medan

Status tanggap darurat pertama kali diberlakukan Pemko Medan pada 27 November hingga 11 Desember 2025, menyusul banjir besar yang menerjang 19 kecamatan di Kota Medan.

Ribuan rumah, fasilitas umum, dan infrastruktur mengalami kerusakan.

Dengan perpanjangan status ini, Pemko Medan melanjutkan langkah penanganan darurat sekaligus pemulihan, termasuk pembersihan wilayah terdampak, perbaikan fasilitas umum, penanganan sampah pascabanjir, hingga pemulihan pelayanan publik.

Antisipasi Cuaca Ekstrem dari BMKG

Rico menegaskan bahwa perpanjangan status tanggap darurat tidak hanya bertujuan menangani dampak banjir, tetapi juga sebagai langkah antisipasi terhadap cuaca ekstrem di Medan yang diprediksi masih berlangsung.

Berdasarkan informasi BMKG, Kota Medan masih berpotensi mengalami cuaca buruk dan hujan dengan intensitas tinggi pada 8–15 Desember 2025, serta dapat berlanjut hingga awal Januari.

“BMKG sudah menyampaikan adanya prediksi cuaca buruk. Ini harus kita antisipasi, meskipun kita berharap semuanya tetap baik-baik saja,” kata Wali Kota.

Ia meminta seluruh camat dan lurah proaktif memberikan informasi cuaca, menyiapkan lokasi evakuasi, dan memastikan ketersediaan logistik untuk warga terdampak.

Instruksi Pemulihan Pascabanjir, Pelayanan Publik Harus Cepat

Dalam masa perpanjangan tanggap darurat banjir Medan, Rico menginstruksikan seluruh jajaran Pemko Medan untuk bekerja lebih maksimal, terutama dalam pemulihan wilayah terdampak banjir.

“Saya minta semua jajaran bekerja lebih maksimal dalam proses pemulihan ini, khususnya untuk masyarakat di daerah terdampak,” tegasnya.

Pemko Medan juga telah menyiapkan sejumlah langkah pemulihan, seperti perbaikan fasilitas umum yang rusak dan percepatan penanganan sampah.

“Semua butuh penanganan lanjutan. Kondisi ini harus segera kita benahi. Termasuk persoalan sampah, yang memang sudah mulai teratasi, tapi saya ingin kondisinya semakin pulih dan tidak ada lagi sampah menumpuk,” ujar Rico.

Posko Bencana Tetap Buka hingga 25 Desember

Rico memastikan Posko Bencana banjir Medan di Gedung Serba Guna PKK Medan tetap beroperasi hingga 25 Desember 2025 selama status tanggap darurat berlaku.

“Dengan diperpanjangnya masa tanggap darurat, Posko Bencana di gedung PKK juga kita perpanjang masa operasionalnya,” katanya.

Rico juga mengingatkan pentingnya pelayanan publik yang cepat bagi warga terdampak banjir, termasuk pengurusan dokumen kependudukan seperti KTP dan KK.

“Jika ada lurah tidak merespons, laporkan ke camat. Jika camat juga tidak merespons, sampaikan langsung kepada saya melalui media sosial. Tidak boleh ada yang mempermainkan pelayanan,” tegasnya.

Pelayanan Kesehatan Pascabanjir Diperkuat

Selain itu, Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan telah diminta mempercepat pelayanan bagi warga yang mengalami keluhan kesehatan pascabencana banjir, seperti batuk, demam, diare, dan penyakit kulit. Layanan diberikan di seluruh puskesmas maupun rumah sakit.

Di akhir keterangannya, Rico mengajak masyarakat mendoakan warga yang terdampak banjir di Kota Medan maupun wilayah lain seperti Aceh dan Sumatera Barat.

“Banyak saudara kita yang kehilangan harta, rumah, bahkan keluarga. Semoga mereka diberi kekuatan, kesehatan, dan rezeki yang lebih baik,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Wali Kota Medan Perpanjang Masa Status Tanggap Darurat Bencana hingga Natal

Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini