Komite Disiplin PSSI Jatuhkan Sanksi Berat, Sriwijaya FC Kena Dua Denda Besar
Sidang Komite Disiplin PSSI pada 21 November 2025 yang dirilis PSSI pada Senin, 1 Desember 2025, menghasilkan sejumlah keputusan penting terkait pelanggaran yang terjadi di Pegadaian Championship 2025 2026. Total ada delapan sanksi yang diberikan kepada pemain maupun klub, mulai dari tindakan kekerasan di lapangan hingga pelanggaran administratif dan perilaku suporter.
Pemain Deltras FC, Ahmad Wahyudi, menjadi salah satu yang disanksi. Ia melakukan sikutan kepada pemain lawan pada laga melawan Barito Putera pada 16 November 2025 dan mendapat kartu merah langsung. Komdis menjatuhkan larangan bermain tambahan dua pertandingan serta denda Rp5.000.000.
Persiba Balikpapan dikenai sanksi administratif karena hanya membawa satu set seragam saat Match Coordination Meeting pada laga melawan Persipal FC tanggal 17 November 2025. Klub dijatuhi denda Rp15.000.000.
Pada laga PSS Sleman vs Persiku Kudus di tanggal yang sama, Komdis mencatat kehadiran suporter Persiku di tribune sebagai suporter tim tamu. Atas pelanggaran tersebut, Persiku dijatuhi denda Rp12.500.000.
Komite Disiplin PSSI
Komdis juga menjatuhkan sanksi kepada pemain Adhyaksa FC Banten, Makan Konate, yang melakukan pelanggaran serius menginjak pemain lawan pada laga kontra FC Bekasi City pada 18 November 2025. Ia diganjar larangan bermain tambahan dua pertandingan dan denda Rp5.000.000.
Sriwijaya FC menerima dua hukuman sekaligus. Pada laga melawan Persikad tanggal 19 November 2025, terjadi penyalaan dua flare di Tribun Selatan, satu flare di Tribun Utara, serta pelemparan botol oleh suporter ke area lapangan. Klub dijatuhi denda Rp30.000.000.
Masih di laga yang sama, Sriwijaya FC kembali disanksi karena dua penonton masuk ke lapangan pada menit 89 serta sejumlah penonton lain memasuki lorong depan ruang ganti setelah pertandingan. Komdis menjatuhkan denda tambahan Rp30.000.000.
Sanksi lain dijatuhkan kepada pemain PSPS Pekanbaru, Muhammad Zidan Khairullah Rahmadhany, yang melakukan tekel keras dalam laga melawan PSMS Medan pada 19 November 2025. Ia mendapat larangan bermain tambahan tiga pertandingan serta denda Rp5.000.000.
PSPS Pekanbaru sebagai tim juga dijatuhi sanksi karena terlambat memasuki lapangan pada babak kedua dan membuat laga mundur 103 detik. Klub dikenai denda Rp50.000.000.
Serangkaian keputusan ini kembali menegaskan komitmen Komdis PSSI dalam menegakkan disiplin dan menjaga integritas kompetisi.