PSSI Cari Oknum Suporter yang Ribut dengan Beckham Putra, Sanksi Berat Sudah Disiapkan

Pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra
Pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra

 PSSI mencari oknum suporter yang terlibat perdebatan dengan pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa 9 Juni 2026.

Di tengah euforia kemenangan Timnas Indonesia atas Mozambik 1-0, sebuah insiden yang melibatkan Beckham Putra Nugraha justru viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen tersebut terjadi setelah pertandingan berakhir. Saat para pemain menghampiri tribun untuk menyapa dan berterima kasih kepada suporter, Beckham Putra justru terlihat terlibat adu mulut dengan seorang penonton.

Insiden itu terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, gelandang Persib Bandung itu tampak melontarkan kata-kata ke arah tribun dengan ekspresi emosional. Beckham Putra pun ditenangkan oleh Kevin Diks yang merupakan kapten kedua pada laga tersebut

Menanggapi hal itu, sekjen PSSI, Yunus Nusi menyatakan Federasi sangat menyayangkan itu bisa terjadi. Sebagai pemain muda, Yunus Nusi menyebut, seharusnya Beckham Putra mendapatkan dukungan dari suporter.

"PSSI sangat menyesalkan kejadian ini yang terjadi setelah pertandingan usai. Perlakuan yang diterima pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra, sangat tidak elok dan tidak etis," kata Yunus Nusi kepada VIVA.

"Ini tentu menjadi hal yang tidak kami harapkan. Apalagi Beckham masih berusia muda dan merupakan aset penting bagi Timnas Indonesia. Karena itu, kami sangat menyayangkan kejadian tersebut,"

"Kami selalu mengingatkan kepada para suporter agar menjaga perasaan dan kondisi psikologis para pemain Timnas Indonesia. Kalau memang ada rivalitas klub, biarlah rivalitas itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetisi sepak bola Indonesia," sambungnya.

Yunus Nusi juga menegaskan, jangan sampai rivalitas antara klub membuat suporter melakukan hal-hal yang tidak baik kepada pihak lain. Apa pun klub yang berkompetisi di Liga 1 maupun Championship, jangan sampai sentimen itu terbawa ke Timnas Indonesia.

"Kami sangat menyayangkan hal ini. Apa pun rivalitas di level klub, jangan dibawa ke Timnas. Kita membutuhkan para pemain bermain dengan nyaman, menikmati pertandingan, dan bisa memberikan kemampuan terbaiknya," tegasnya.

Lebih lanjut, Yunus Nusi menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan panitia pertandingan untuk melihat rekaman cctv di stadion untuk mengidentifikasi terduga oknum yang terlibat cekcok dengan Beckham. Bukan tidak mungkin, PSSI akan memberikan hukuman berat.

"Ke depan, jangan sampai kondisi psikologis mereka mendapat tekanan seperti ini. Kami akan meminta panitia untuk menelusuri kejadian tersebut melalui rekaman CCTV maupun kamera yang ada, guna mengidentifikasi orang atau suporter yang melakukan makian maupun hujatan kepada pemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami akan melarang oknum-oknum suporter seperti ini untuk masuk dan menonton pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang.

"Kami akan mengidentifikasi mereka. Bila diperlukan, foto dan identitas wajah yang bersangkutan akan kami rilis atau dipasang di sekitar stadion tempat Timnas Indonesia bertanding. Masa ada suporter yang mengatai, menghujat, dan melontarkan makian kepada pemain Timnas Indonesia? Ini sudah keterlaluan," pungkasnya.