Respons Sumardji soal Sanksi FIFA: Sangat Berat, Tidak Masuk Akal...

Sumardji, FIFA, wasit, timnas Indonesia, Kualifikasi Piala Dunia 2026, Respons Sumardji soal Sanksi FIFA: Sangat Berat, Tidak Masuk Akal...

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, telah memberikan pernyataan setelah menerima sanksi berat dari FIFA.

Menurut Sumardji, hukuman yang diterimanya dianggap tidak masuk akal.

FIFA menjatuhkan hukuman kepada Sumardji karena dirinya dinilai telah melakukan penyerangan terhadap wasit asal China, Ma Ning.

Insiden tersebut terjadi setelah timnas Indonesia mengalami kekalahan 0-1 dalam laga Grup B Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah, Jeddah, Arab Saudi, pada 11 Oktober 2025.

Dalam laporan dari Komite Disiplin (Komdis) FIFA, disebutkan bahwa Sumardji menyerang Ma Ning dari belakang, yang menyebabkan wasit terjatuh.

Akibatnya, Ma Ning memberikan kartu merah kepada Sumardji, yang saat itu menjabat sebagai manajer timnas Indonesia.

Sumardji dinyatakan melanggar pasal 14 Kode Disiplin FIFA poin 1 mengenai penyerangan terhadap perangkat pertandingan.

Sumardji, FIFA, wasit, timnas Indonesia, Kualifikasi Piala Dunia 2026, Respons Sumardji soal Sanksi FIFA: Sangat Berat, Tidak Masuk Akal...

Ketua Badan Tim Nasional Sumardji saat konferensi pers PSSI, Kamis (20/11/2025).

Sumardji Dikenai Denda Rp 324 Juta

FIFA menjatuhkan sanksi berat yang melarangnya mendampingi timnas Indonesia dalam 20 pertandingan ke depan.

Selain itu, Sumardji juga dikenakan denda sebesar 15.000 Swiss Franc atau sekitar Rp 324 juta.

Denda tersebut harus dilunasi dalam waktu 30 hari setelah keputusan dikeluarkan oleh Komdis PSSI.

Sumardji mengonfirmasi hukuman FIFA yang dijatuhkan kepadanya.

"Iya itu FIFA memberikan sanksi 20 pertandingan," ujarnya pada Rabu (4/2/2026), dilansir dari pemberitaan BolaSport.

Lebih lanjut, Sumardji tidak langsung menerima sanksi tersebut dan mengajukan banding.

Ia menjelaskan bahwa ada hal-hal yang perlu diperhatikan terkait insiden tersebut setelah laga timnas Indonesia melawan Irak.

Banding Ditolak

Namun, permohonan bandingnya ditolak, sehingga Sumardji harus menjalani hukuman.

"Saya sudah mengajukan banding tapi ditolak. Kamu lihat di video ada apa yang saya lakukan," tambahnya.

"Sangat berat dan tidak masuk akal," kata Sumardji merespons hukuman dari FIFA.

Adapun Sumardji telah memutuskan untuk mundur dari jabatan manajer timnas Indonesia dan kini fokus sebagai Ketua BTN (Badan Tim Nasional).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang