AFA Jatuhkan Sanksi Berat kepada Juan Veron dan Estudiantes Usai Insiden "Guard of Honor" Kontroversial
Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) menjatuhkan sanksi keras kepada Estudiantes de La Plata setelah insiden guard of honor kontroversial yang dilakukan sebelum menghadapi Rosario Central pada Minggu (23/11/2025).
Kejadian itu bermula dari instruksi AFA agar Estudiantes memberikan guard of honor kepada Central, yang sebelumnya dinyatakan sebagai juara berdasarkan klasemen tahunan.
Sebagai bentuk protes atas keputusan tersebut, para pemain Estudiantes membentuk guard of honor dengan membelakangi pemain lawan. Gestur tersebut segera memicu reaksi dan menjadi sorotan publik sepak bola Argentina.
Setelah melalui proses deliberasi dan banding, AFA akhirnya merilis sanksi resmi yang mencakup hukuman administratif, larangan aktivitas, dan penalti finansial.
Veron Diskors Enam Bulan, Pemain Absen Dua Laga
Sanksi paling berat dijatuhkan kepada Presiden Estudiantes, Juan Sebastian Veron.
Mantan gelandang Timnas Argentina itu dijatuhi skors enam bulan dari seluruh aktivitas terkait sepak bola.
Keputusan tersebut merujuk pada Pasal 12 Kode Disiplin AFA, dengan pertimbangan bahwa instruksi melakukan protes berasal langsung dari sang presiden.
Dalam pernyataannya, lembaga disiplin menilai tindakan tersebut bukan aksi spontan para pemain, melainkan keputusan terencana.
Klub pun sebelumnya mengakui bahwa Veron adalah pihak yang memberikan arahan terkait gestur protes tersebut.
Adapun para pemain yang terlibat dalam guard of honor juga dijatuhi hukuman larangan bermain selama dua pertandingan.
Skors ini akan diberlakukan pada kompetisi resmi yang diikuti Estudiantes mulai tahun 2026, sehingga tidak mengganggu fase playoff Clausura 2025.
Daftar pemain yang dikenai skors
Fernando Muslera, Agustín Gomez, Santiago Nunez, Tiago Palacios, Facundo Farias, Leandro Gonzalez Pirez, Santiago Arzamendia, Edwuin Cetre, Lucas Piovi, Cristian Medina, dan Mikel Amondarain merupakan pemain-pemain yang terkena skorsing.
Khusus Santiago Nunez, yang mengenakan ban kapten dalam pertandingan tersebut, ia juga mendapat larangan menjadi kapten tim selama tiga bulan.
Absennya beberapa kapten utama—Santiago Ascacibar, Jose Sosa, dan Guido Carrillo—membuat Nunez memegang ban kapten pada laga tersebut.
Denda 4.000 Tiket untuk Pelanggaran Fair Play
Selain sanksi terhadap presiden dan pemain, Estudiantes juga menerima denda administratif. AFA menjatuhkan denda setara nilai 4.000 tiket pertandingan umum.
Penalti ini diberikan atas pelanggaran prinsip fair play serta tindakan yang dinilai ofensif terhadap keputusan federasi.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang