Golkar Kerahkan Kader Bantu Korban Bencana Banjir-Longsor di Sumatera
Wakil Ketua Umum Bidang Kebijakan Publik Partai Golkar, Idrus Marham, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Idrus menegaskan bahwa Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, telah menginstruksikan kepada seluruh kader Golkar turun langsung ke lapangan untuk membantu proses tanggap darurat, evakuasi warga, dan pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi.
Pada tahap awal, Golkar telah memberikan bantuan Rp 3 miliar yang merupakan gotong royong dari kader.
Mobil diterjang banjir di Sumatera Utara
“Ini bukan saatnya memberikan pernyataan saja. Kader Golkar harus hadir secara nyata di tengah masyarakat. Turun langsung ke lokasi bencana untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang kesulitan,” ujar Idrus dalam keterangannya, Senin, 1 Desember 2025.
Menurut Idrus, partai mendukung penuh langkah cepat pemerintah dalam penanganan bencana. Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto telah merespons situasi darurat ini dengan sigap melalui pengiriman bantuan logistik baik lewat jalur udara maupun darat.
Di sisi lain, Idrus juga menyampaikan bahwa, Bahlil meminta perusahaan negara, khususnya Pertamina, memastikan distribusi BBM dan LPG tidak terhambat. Pertamina menyampaikan bahwa pasokan tetap berjalan meski akses jalan di beberapa titik terputus akibat longsor dan banjir.
Tim operasional disebut terus menyesuaikan rute distribusi menggunakan jalur alternatif hingga armada mobile. Sebagian besar SPBU di wilayah terdampak juga masih beroperasi, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Idrus menegaskan, setelah instruksi Ketua Umum Bahlil, bahwa Golkar akan mengerahkan kader di seluruh wilayah untuk berpartisipasi dalam pendistribusian bantuan, membantu evakuasi, serta memberikan pendampingan kepada para pengungsi.
“Golkar tidak boleh jauh dari rakyat, apalagi saat bencana sebesar ini. Aksi nyata adalah bukti keberpihakan,” kata Idrus.
Ruas jalan Tarutung, Tapanuli Utara dan Sibolga tertutup longsor dan banjir
"Kolaborasi antara pemerintah, BUMN, lembaga penanggulangan bencana, dan elemen masyarakat, termasuk partai politik, dapat mempercepat pemulihan kondisi di daerah terdampak," imbuhnya.