Pray for Sumatera: 6 Kabupaten/Kota Sumbar Dilanda Banjir Besar 22–27 November 2025

tanah longsor, cuaca ekstrem, hujan lebat, banjir bandang sumbar, Banjir bandang Padang, tanah longsor di sumbar, banjir bandang padang pariaman, Pray for Sumatera: 6 Kabupaten/Kota Sumbar Dilanda Banjir Besar 22–27 November 2025, 22 November 2025:, 23 November 2025:, 24 November 2025:, 25 November 2025:, 27 November 2025:

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) telah menetapkan status tanggap darurat akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah kabupaten/kota pada akhir November 2025.

Keputusan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Arry Yuswandi usai memimpin rapat koordinasi penanganan bencana bersama jajaran perangkat daerah di Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (26/11/2025).

Status tanggap darurat ditetapkan berlaku mulai 25 November hingga 8 Desember 2025.

“Dengan adanya 13 kabupaten/kota di Sumbar yang terdampak, kondisi ini menjadi dasar kuat bagi Pemprov untuk menetapkan status tanggap darurat bencana di tingkat provinsi,” ujarnya dikutip dari Antara Sumbar.

6 Kabupaten/Kota di Sumbar yang Dilanda Banjir

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat (28/11/2025) pukul 17.10 WIB, jumlah wilayah yang dilanda banjir mencapai enam kabupaten/kota.

BPBD menjelaskan, banjir disebabkan oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Sumbar pada awal pekan ke-4 November 2025.

Hujan intensitas sedang hingga lebat juga memicu tanah longsor yang menyebabkan rumah rusak dan korban berjatuhan.

Berikut daftar kabupaten/kota yang dilanda banjir di Sumbar:

22 November 2025:

  • Kabupaten Padang Pariaman; 13 kecamatan terdampak, 28 nagari terdampak.
  • Kerugian material: 
    • 8 akses jalan terdampak
    • 2 unit jalan rusak
    • 1 talud rusak
    • 1 unit saluran irigasi rusak
    • 1 unit fasdik terdampak
    • 2 jembatan rusak
    • 1 bendungan rusak.

23 November 2025:

  • Kabupaten Pesisir Selatan: 9 kecamatan terdampak, 50 nagari terdampak, 1 jiwa hilang, dan 11.630 jiwa terdampak.
    • Kerugian material: 
      • 11.630 unit rumah terdampak
      • 2 unit fasdik terdampak
      • 1 unit fasdah terdampak
      • 1 unit kantor terdampak
      • 1 unit jembatan terdampak
      • 1.400 meter jalan terdampak.
  • Kabupaten Padang Pariaman: 11 kecamatan terdampak, 42 nagari terdampak, 1 jiwa hanyut, 2.968 mengungsi, 10.575 jiwa terdampak.
    • Kerugian material: 
      • 3.450 uit rumah terendam
      • 17 unit rumah rusak
      • 13 unit rumah hanyut
      • 1 fasdah terdampak
      • 1 fasdik terdampak
      • 3 fasdik rusak
      • 106,26 hektar ladang kebun terdampak
      • 341 hektar sawah terdampak
      • 1 bendungan rusak
      • 1 fasdik terdampak
      • 9 unit jembatan terdampak.
  • Kabupaten Agam: 4 kecamatan terdampak, 634 jiwa terdampak, dan 436 jiwa mengungsi.

24 November 2025:

  • Kabupaten Lima Puluh Kota: 3 kecamatan terdampak, 4 nagari terdampak, 283 jiwa terdampak, 283 rumah rusak.

25 November 2025:

  • Kota Padang: 4 kecamatan terdampak dan 50 KK terdampak atau 150 jiwa terdampak.

27 November 2025:

  • Kota Solok: 2 kecamatan terdampak, 8 desa terdampak, 3.362 jiwa terdampak, dan 224 rumah terdampak.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang