Peringkat Orang Terkaya di Indonesia Akhir November 2025: Konglomerat Asal Kalbar-Jateng 5 Besar
Konglomerat asal Bengkayang, Kalimantan Barat, Prajogo Pangestu, kembali menempati posisi teratas dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes The Real-Time Billionaires List.
Per Selasa (25/11/2025), pantauan Kompas.com menunjukkan bahwa kekayaan pendiri PT Barito Pacific itu mencapai 40,0 miliar dollar AS atau sekitar Rp 665 triliun.
Di bawah Prajogo, menyusul konglomerat kelahiran Singapura, Low Tuck Kwong, dengan total kekayaan 24,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 408 triliun.
Sementara itu, pemilik BCA sekaligus pendiri Djarum, Budi Hartono dan Michael Hartono, masing-masing berada di peringkat ketiga dan keempat.
Kekayaan Budi Hartono tercatat sebesar 21,5 miliar dollar AS (Rp 358 triliun), sedangkan Michael Hartono memiliki 20,6 miliar dollar AS (Rp 343 triliun).
Selain nama-nama tersebut, masih ada sejumlah konglomerat lain yang melengkapi daftar 10 besar orang terkaya di Indonesia. Berikut daftar selengkapnya.
Peringkat Orang Terkaya Akhir November 2025
Untuk diketahui, Forbes The Real Time Billionaires List membuat pemeringkatan orang terkaya di dunia, termasuk Indonesia, dengan cara memantau fluktuasi harian kekayaan para konglomerat di dunia.
Forbes The Real Time Billionaires List menyajikan pembaruan secara berkelanjutan tentang nilai kekayaan bersih dan peringkat setiap individu yang sudah dinyatakan oleh platform ini sebagai miliarder.
Dalam membuat pemeringkatan, nilai kepemilikan publik individu akan diperbarui setiap lima menit ketika pasar saham terkait buka dan bakal ada penundaan 15 menit untuk harga saham.
Konglomerat yang kekayaannya sangat terkait dengan perusahaan swasta akan mempunyai nilai kekayaan bersih yang diperbarui sekali sehari.
Kemudian, pengusaha dengan kepemilikan saham di perusahaan swasta yang menyumbang 20 persen atau lebih dari nilai kekayaan bersihnya, nilai perusahaannya akan disesuaikan berdasarkan indeks pasar spesifik industri atau wilayah yang disediakan oleh mitra Forbes di FactSet Research Systems jika tersedia.
Berdasarkan metodologi tersebut, berikut peringkat orang terkaya di Indonesia akhir November 2025:
1. Prajogo Pangestu
- Profil: pendiri PT Barito Pacific (perusahaan petrokimia)
- Nilai kekayaan:
- 44,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 735 triliun per 8 November 2025
- 40,0 miliar dollar AS atau sekitar Rp 665 triliun per 25 November 2025.
2. Low Tuck Kwong
- Profil: pendiri perusahaan tambang batu bara PT Bayan Resources
- Nilai kekayaan:
- 25,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 418 triliun per 8 November 2025
- 24,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 408 triliun per 25 November 2025.
3. Budi Hartono
- Profil: pemilik BCA dan pendiri Djarum
- Nilai kekayaan:
- 22,0 miliar dollar AS atau sekitar Rp 367 triliun per 8 November 2025
- 21,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 358 triliun per 25 November 2025.
4. Michael Hartono
- Profil: pemilik BCA dan pendiri Djarum
- Nilai kekayaan:
- 21,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 353 triliun per 8 November 2025
- 20,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 343 triliun per 25 November 2025.
5. Otto Toto Sugiri
- Profil: CEO sekaligus pendiri PT DCI Indonesia Tbk (pusat data Tier IV)
- Nilai kekayaan:
- 11,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 190 triliun per 8 November 2025
- 11,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 196 triliun per 25 November 2025.
6. Tahir and family
- Profil: pendiri Grup Mayapada yang bergerak di bidang kesehatan, real estate, dan perbankan
- Nilai kekayaan:
- 12,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 208 triliun per 8 November 2025
- 10,0 miliar dollar AS atau sekitar Rp 166 triliun per 25 November 2025.
7. Marina Budiman
- Profil: salah satu pendiri dan Presiden Komisaris perusahaan pusat data DCI Indonesia
- Nilai kekayaan:
- 8,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 136 triliun per 8 November 2025
- 8,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 136 triliun per 25 November 2025.
8. Sri Prakash Lohia
- Profil: pendiri perusahaan tekstil dan petrokimia PT Indo-Rama Synthetics dan PT Indorama Corporation
- Nilai kekayaan:
- 8,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 141 triliun per 8 November 2025
- 8,0 miliar dollar AS atau sekitar Rp 133 triliun per 25 November 2025.
9. Hermanto Tanoko
- Profil: Komisaris Utama Tanobel sekaligus ikut mengendalikan Avia Avian, perusahaan cat domestik terbesar kedua di Indonesia
- Nilai kekayaan:
- 5,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 90 triliun per 8 November 2025
- 7,0 miliar dollar AS atau sekitar Rp 116 triliun per 25 November 2025.
10. Haryanto Tjiptodiharjo
- Profil: Direktur Utama PT Impack Pratama Industri Tbk
- Nilai kekayaan:
- 6,0 miliar dollar AS atau sekitar Rp 100 triliun per 8 November 2025
- 6,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp 115 triliun per 25 November 2025.