Perbedaan Bawang Goreng Brebes dan Sumenep, Ini Penjelasan Penjual

bawang goreng sumenep, bawang goreng brebes vs sumenep, bawang goreng brebes asli, bawang goreng sumenep dan brebes, perbedaan bawang goreng sumenep dan brebes, Perbedaan Bawang Goreng Brebes dan Sumenep, Ini Penjelasan Penjual

Sama-sama menjadi primadona di dapur, bawang goreng asal Brebes dan Sumenep memiliki ciri berbeda.

Bawang goreng asal Brebes terbilang mudah ditemui di pasaran. Tak heran, sebab Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memang dikenal sebagai daerah penghasil bawang terbesar di Indonesia.

Sementara itu, meski jumlahnya tidak sebanyak bawang goreng brebes, bawang goreng asal Sumenep, Jawa Timur, juga tidak kalah menarik.

Pemilik Delisi Bawang Goreng, Katrin, mengatakan, harga bawang goreng asal Sumenep justru lebih mahal dibanding bawang goreng brebes.

"Sedikit lebih mahal bawang goreng dari Sumenep karena (produksi bawang merahnya) lebih jarang. Kalau bawang merah dari Brebes, melimpah," kata Katrin saat ditemui Kompas.com di pameran SIAL Interfood, Kamis (13/11/2025). 

Lantas, apa lagi perbedaan bawang goreng asal Brebes dan Sumenep?

Perbedaan bawang goreng dari Brebes dan Sumenep

bawang goreng sumenep, bawang goreng brebes vs sumenep, bawang goreng brebes asli, bawang goreng sumenep dan brebes, perbedaan bawang goreng sumenep dan brebes, Perbedaan Bawang Goreng Brebes dan Sumenep, Ini Penjelasan Penjual

Bawang goreng brebes (sebelah kiri) berbeda dengan bawang goreng sumenep (sebelah kanan). Bawang goreng dari merek Delisi.

Pada dasarnya, bawang merah asal Brebes cocok digunakan untuk memasak beragam sajian, termasuk dijadikan bawang goreng.

"Bawang merah Sumenep itu memang khusus dijadikan bawang goreng. Kalau dibuat masak, enggak ada aromanya, tapi kalau dibuat jadi bawang goreng, lebih renyah," jelas Katrin.

Mudah membuat bawang goreng renyah menggunakan bawang merah dari tanah Sumenep, tapi tidak demikian dengan bawang merah asal Brebes.

Menurut Katrin, bawang merah asal Brebes justru sulit kering atau renyah bila digoreng sehingga lebih umum dijadikan olahan bumbu bawang halus untuk bakso maupun sajian berkuah lainnya.

Aroma dan cita rasa bawang goreng asal Brebes dan Sumenep juga berbeda. Namun, bagi pemula yang mencoba kedua bawang goreng ini bersamaan, belum tentu bisa menemukan perbedaannya.

Sebagai pebisnis bawang goreng selama satu dekade, Katrin menjelaskan bahwa bawang goreng sumenep meninggalkan sisa rasa pahit di akhir kunyahan.

After taste pahit dari bawang goreng sumenep justru berbanding terbalik dengan warnanya yang lebih terang.

bawang goreng sumenep, bawang goreng brebes vs sumenep, bawang goreng brebes asli, bawang goreng sumenep dan brebes, perbedaan bawang goreng sumenep dan brebes, Perbedaan Bawang Goreng Brebes dan Sumenep, Ini Penjelasan Penjual

Bawang goreng brebes (sebelah kiri) berbeda dengan bawang goreng sumenep (sebelah kanan).Dibandingkan bawang goreng brebes yang berwarna coklat tua, bawang goreng sumenep justru berwarna coklat terang.

Ciri khas bawang goreng dari pulau Jawa ini masih banyak dicari pelanggan hingga sekarang.

Namun, Katrin tidak menampik bila harga bawang merah lokal cenderung tidak stabil selama beberapa tahun belakangan.

"Kalau impor dari Vietnam, bawang merah itu memang murah sekali, tapi secara rasa jauh berbeda," jelas dia.

Saat ini, ia rutin memproduksi 15 ton bawang goreng dalam sebulan di pabrik Delisi di Cirebon, Jawa Barat.

Bawang goreng dengan kemasan stoples berukuran 100 gram dengan harga mulai dari Rp 29.000.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih. Berikan apresiasi sekarang