Honda Ikut Aturan Penghentian Pengembangan Mesin MotoGP Mulai Seri Pembuka 2026, Yamaha Bebas Kembangkan Mesin Baru

Pembalap Honda, Luca Marini dan Joan Mir
Pembalap Honda, Luca Marini dan Joan Mir

Honda dipastikan bergabung dengan Ducati, Aprilia, dan KTM dalam aturan penghentian pengembangan mesin (engine development freeze) mulai seri pembuka MotoGP 2026. Kepastian ini disampaikan oleh Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge.

Aldridge seperti dilansir Crash.net menyatakan bahwa Honda masuk ke periode pembatasan pengembangan mesin setelah keluar dari peringkat konsesi terendah (rank D), usai mengumpulkan lebih dari 35 persen poin konstruktor musim ini.

“Honda akan bergabung dalam pembekuan mesin bersama Ducati, Aprilia, dan KTM pada putaran pembuka musim 2026,” kata Aldridge.

Masih Bisa Perbaiki Mesin hingga Tes Pra-Musim

Meski bergabung dalam aturan freeze, prosesnya tidak langsung berlaku. Honda masih diperbolehkan mengembangkan mesin RC213V selama musim dingin dan tes pra-musim 2026. Mesin final akan dipilih dan disahkan (homologasi) pada Grand Prix Thailand 2026.

Aldridge menjelaskan bahwa mesin final baru akan terkunci setelah momen tersebut. “Mesin pilihan akan dihomologasi pada Grand Prix Thailand 2026,” kata Aldridge.

Setelah disahkan, spesifikasi mesin tidak dapat lagi dimodifikasi sepanjang musim kecuali jika Honda kembali turun di bawah 35 persen poin konstruktor pada periode evaluasi konsesi berikutnya setelah jeda musim panas 2025–2026.

Dengan naik ke rank C, Honda kehilangan akses tes privat dengan pembalap utama. Namun, rekrutan baru LCR Honda, Diogo Moreira, tetap diperbolehkan ikut Shakedown Test Sepang pada Januari 2026 karena berstatus rookie.

Yamaha Satu-Satunya Pabrikan yang Masih Bebas Mengembangkan Mesin

Keputusan ini membuat Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan di rank D, yang berarti mereka masih memiliki hak konsesi penuh untuk terus mengembangkan mesin V4 baru sepanjang musim 2026 tanpa batasan.

Augusto Fernandez, Yamaha V4, MotoGP San Marino 2025

Ducati sendiri tetap berada di level tertinggi (rank A).

Pengujian Motor 850cc Sudah Boleh Dilakukan

Kesepakatan antar pabrikan untuk menunda uji coba motor masa depan 850cc telah berakhir pada 17 November. Artinya, pengembangan motor generasi berikutnya kini dapat dilakukan dalam tes privat menggunakan ban Pirelli atau tes resmi menggunakan Michelin kapan pun.

Perbandingan Aturan Konsesi MotoGP Rank D dan Rank C

Ban untuk tes privat

D: 260 ban

C: 220 ban

Tes privat

D: Test rider dan pembalap utama

C: Hanya test rider

Sirkuit untuk private test

D: Semua sirkuit MotoGP

C: Hanya tiga sirkuit yang ditunjuk

Wild card

D & C: Maksimal 6 per musim

Jumlah mesin per pembalap per musim

D: 10 unit

C: 8 unit

Pengembangan mesin

D: Bebas modifikasi

C: Dihentikan pengembangannya

Update aero

D: 2 kali

C: 1 kali