Honda Tarik Ratusan Ribu Mobil karena Karat

Honda Passport 2019
Honda Passport 2019

Karat sering dianggap sebagai masalah sepele yang hanya mengganggu tampilan kendaraan. Padahal dalam kondisi tertentu, korosi dapat berkembang menjadi ancaman serius yang memengaruhi keselamatan berkendara.

Hal inilah yang menjadi alasan Honda melakukan penarikan ratusan ribu kendaraan di Amerika Serikat. Masalahnya bukan berada pada mesin atau sistem elektronik, melainkan pada bagian rangka belakang yang mengalami korosi dan berpotensi memengaruhi komponen suspensi.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus tersebut melibatkan sejumlah model SUV dan pikap yang beroperasi di wilayah dengan musim dingin ekstrem. Paparan garam jalan dan kelembapan dalam jangka panjang diduga mempercepat munculnya korosi pada area tertentu di bawah kendaraan.

Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Kamis 11 Juni 2026, kerusakan akibat karat ternyata bisa berdampak jauh lebih serius dibanding sekadar munculnya bercak cokelat pada bodi.

Jika korosi menyerang area struktural seperti subframe, dudukan suspensi, atau rangka bawah, kekuatan logam dapat berkurang secara bertahap. Dalam kondisi ekstrem, titik pemasangan komponen kaki-kaki berisiko melemah hingga retak.

Akibatnya, geometri roda bisa berubah, stabilitas kendaraan menurun, dan pengendalian mobil menjadi tidak sepresisi saat masih dalam kondisi normal.

Pada tahap awal, pemilik kendaraan biasanya akan merasakan gejala berupa bunyi-bunyi aneh dari bagian bawah mobil, getaran yang tidak biasa, atau mobil terasa kurang stabil saat melaju di jalan bergelombang.

Sayangnya, banyak pengemudi menganggap gejala tersebut hanya berasal dari usia pakai kendaraan atau kondisi jalan yang buruk.

Padahal jika dibiarkan, kerusakan akibat korosi dapat menjalar ke area yang lebih luas dan membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit. Pada beberapa kasus, penggantian subframe atau komponen struktur bawah mobil bisa menelan biaya jutaan hingga puluhan juta rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski Indonesia tidak menghadapi musim salju seperti Amerika Serikat, ancaman korosi tetap ada. Lingkungan pesisir, udara dengan kadar garam tinggi, genangan air, banjir, serta kebiasaan jarang mencuci kolong mobil dapat mempercepat proses karat pada bagian bawah kendaraan.

Karena itu, pemeriksaan rutin pada area kaki-kaki dan rangka bawah mobil menjadi semakin penting, terutama untuk kendaraan yang sudah berusia lebih dari lima tahun atau sering digunakan di daerah dengan kelembapan tinggi.