Jenazah 5 Wisatawan Tiongkok Masih Tunggu Identifikasi di RSUD Buleleng, Pasca Kecelakaan Maut
Jenazah 5 wisatawan Tiongkok dalam insiden kecelakaan di Jalan Singaraja-Denpasar kilometer 7,7 Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali, kini masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng.
Tim forensik RSUD Buleleng telah melakukan pemeriksaan luar terhadap seluruh korban yang terdiri dari tiga perempuan dan dua laki-laki.
Dokter Forensik RSUD Buleleng, dr. Klarisa, menjelaskan bahwa seluruh korban diterima dalam kondisi sudah meninggal dunia.
"Kami menerima lima jenazah, tiga datang lebih dulu, lalu dua lainnya menyusul. Semua sudah dalam kondisi meninggal dunia saat tiba di RSUD Buleleng," ujar dr. Klarisa pada Sabtu (15/11/2025).
Pemeriksaan Luar dan Koordinasi dengan Kepolisian
Meskipun pemeriksaan luar telah dilakukan, pihak RSUD Buleleng belum dapat memastikan apakah para korban meninggal di lokasi kecelakaan atau dalam perjalanan menuju rumah sakit.
“Kami hanya melakukan pemeriksaan luar. Otopsi atau pemeriksaan dalam belum dilakukan karena kami masih menunggu koordinasi dari pihak kepolisian dan kedutaan,” jelas dr. Klarisa.
Dari hasil pemeriksaan luar, tim forensik menemukan sejumlah luka pada tubuh korban.
“Satu jenazah mengalami luka fatal, namun untuk memastikan penyebab kematian, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Klarisa.
Identifikasi Korban Masih Terkendala
Saat ini, kelima jenazah masih disimpan di ruang pendingin RSUD Buleleng, menunggu proses identifikasi lebih lanjut.
Menurut dr. Klarisa, identitas korban belum dapat dipastikan meskipun masing-masing jenazah ditemukan dengan paspor.
“Identitas kelima jenazah berdasarkan paspornya belum bisa dipastikan karena kami belum menerima informasi resmi dari kepolisian mengenai kecocokan identitas,” ujar Klarisa.
Tim forensik telah memulai proses identifikasi, namun terkendala karena belum memiliki data pembanding.
“Kami masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari pihak kepolisian dan Kedutaan Besar China untuk memastikan kecocokan identitas,” tambahnya.
Terkait dengan durasi jenazah akan tetap berada di RSUD Buleleng, pihak RSUD masih menunggu keputusan dari kepolisian dan kedutaan.
Polisi Terus Menyelidiki Penyebab Kecelakaan
Kecelakaan maut ini sebelumnya dilaporkan terjadi saat minibus Toyota Hiace yang membawa rombongan wisatawan asal China terjun ke jurang di kawasan Kecamatan Sukasada, dalam perjalanan menuju Lovina.
Sebanyak lima penumpang tewas, sementara delapan orang lainnya luka-luka.
Kepala Seksi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menyatakan bahwa minibus melaju dari Denpasar menuju Singaraja.
Setibanya di lokasi yang merupakan jalur menurun dan menikung, sopir diduga kehilangan kendali. "Minibus keluar dari jalur aspal, menabrak pohon, dan terperosok ke jurang," kata Yohana.
Polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan yang mengerikan ini.
Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: dan Kronologi Minibus Terjun ke Jurang di Buleleng, 5 Wisatawan China Tewas.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.