Mengenal PO Bus Cahaya Trans yang Alami Kecelakaan Maut di Exit Tol Krapyak

Perusaahaan Otobus (PO) Cahaya Trans mengalami kecelakaan di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah pada Senin (22/12/2025) dini hari.
Bus Cahaya Trans diketahui membawa 34 penumpang dan tengah melakukan perjalanan dari Jatiasih, Bekasi, menuju Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Sekitar pukul 00.30 WIB, saat melintas di turunan Simpang Susun Exit Tol Krapyak, bus diduga melaju dengan kecepatan tinggi.
Kondisi tersebut membuat pengemudi kehilangan kendali hingga menabrak pembatas jalan, sebelum akhirnya terguling di badan jalan.
Akibat kecelakaan tunggal ini, 17 orang selamat namun mengalami luka-luka, sementara 17 orang meninggal dunia.
Bus dalam Kondisi Tak Laik Jalan
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan bus antarkota milik PO Cahaya Trans yang mengalami kecelakaan dalam kondisi tidak laik jalan dan dilarang beroperasi.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mengungkapkan bahwa bus bernomor polisi B 7201 IV tidak memenuhi persyaratan teknis maupun administratif sebagai angkutan umum.
"Berdasarkan data sistem BLU-e, kendaraan bernomor polisi B 7201 IV terakhir menjalani uji berkala pada 3 Juli 2025. Selain itu, kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai angkutan pariwisata maupun Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP)," ujar Aan dalam keterangannya, Senin (22/12/2025).
Aan menambahkan, hasil rampcheck yang dilakukan pada 9 Desember 2025 menunjukkan bus tersebut tidak laik jalan.
"Hasil rampcheck kendaraan yang dilakukan pada 9 Desember 2025 dinyatakan tidak laik jalan dan dilarang operasional," tegasnya.
Profil PO Bus Cahaya Trans
Dilansir dari laman resmi PO Cahaya Trans, PO Cahaya Trans merupakan perusahaan angkutan darat yang berkantor pusat di Bekasi, Jawa Barat.
Perusahaan ini mengoperasikan layanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), bus pariwisata, serta layanan pengiriman barang atau cargo.
PO Cahaya Trans melayani perjalanan dari kawasan Jabodetabek menuju sejumlah kota di Pulau Jawa, seperti Semarang, Solo, Klaten, hingga Yogyakarta.
Dalam operasionalnya, perusahaan ini didukung oleh berbagai armada bus yang digunakan khusus untuk melayani rute AKAP.
Adapun armada yang digunakan antara lain Adi Putro Voyager SHD, Adi Putro Jetbus 2+ SHD, Tentrem Avante H8, serta Laksana HD Prime, yang seluruhnya disiapkan dalam konfigurasi kelas eksekutif dengan 32 kursi.
Melalui armada tersebut, penumpang memperoleh sejumlah fasilitas penunjang kenyamanan, mulai dari pendingin udara (AC), televisi LED, hiburan musik, toilet, leg rest, kursi rebah, hingga bantal dan selimut. Selain itu, tersedia pula power outlet untuk mengisi daya perangkat elektronik.
Khusus penumpang rute AKAP, perusahaan juga menyediakan layanan makan berat dan satu kali snack selama perjalanan.
Tak hanya fokus pada angkutan AKAP, PO Cahaya Trans turut melayani bus pariwisata untuk berbagai kebutuhan, seperti study tour, kunjungan kerja, dan kegiatan lainnya.
Di samping itu, perusahaan ini membuka layanan cargo atau jasa titipan kilat, meliputi pengiriman dokumen, barang, hingga sepeda motor ke sejumlah daerah tujuan.
Sebagian tulisan di artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang