Cara Pelaku Culik Bilqis, Libatkan Dua Anaknya sebagai Umpan

Bilqis, penculikan, penculikan Bilqis, pelaku penculikan bilqis, Cara Pelaku Culik Bilqis, Libatkan Dua Anaknya sebagai Umpan

Sri Yuliana alias SY (30), pelaku utama dari kasus penculikan balita asal Makassar, Bilqis, memanfaatkan dua anaknya sebagai umpan untuk memanggil korban.

Sebagai informasi, Bilqis dilaporkan hilang di sekitar lapangan tenis, kawasan Taman Pakui Sayang, Jl Andi Pangerang Petta Rani, Makassar, pada Minggu (2/11/2025) pagi, ketika ayahnya sedang berolahraga.

Hilangnya Bilqis terekam kamera CCTV yang menunjukkan korban dibawa oleh SY bersama dua anak. Hingga akhirnya korban berhasil ditemukan dalam keadaan sehat di kawasan Suku Anak Dalam (SAD), Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, pada Sabtu (8/11/2025).

Panggil Korban untuk Ajak Bermain

Konselor Hukum UPTD PPA Makassar, Sitti Aisyah mengatakan, dua anak SY diketahui ikut terlibat dalam penculikan Bilqis.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, SY menyuruh kedua anaknya memanggil Bilqis untuk bermain, sebelum akhirnya korban dibawa kabur.

"Yang pasti waktu sampai di sana, anak diminta pelaku (SY) untuk panggil Bilqis main-main," ujar Sitti kepada awak media di UPTD PPA Makassar, Selasa (11/11/2025).

Adapun kini dua anak kandung pelaku berada di rumah aman di bawah pengawasan petugas UPTD PPA Makassar.

Pelaku Juga Diduga Jual Anaknya Sendiri

Tak hanya menjual Bilqis, ternyata SY juga diduga menjual anak kandungnya sendiri.

Dugaan itu muncul dari keterangan dua anak SY yang disampaikan secara langsung saat proses pendampingan.

"Anaknya ini (SY) ada lima. Kalau informasi (ada anaknya dia jual) saya dapat dari anaknya. Ini sementara didalami juga sama pihak kepolisian. Karena banyak yang tahu bahwa mamanya ini yang jual anak," kata Sitti.

Sitti menambahkan, salah satu anak SY juga menjadi korban kekerasan seksual oleh pamannya sendiri di Makassar.

"Salah satunya anaknya SY itu korban kekerasan seksual dari pamannya juga yang di Makassar," bebernya.

Dua Anak Pelaku dalam Pendampingan Psikologis

Saat ini, dua anak SY masih menjalani pendampingan psikologis oleh petugas UPTD PPA Makassar.

"Mengenai pendidikannya, kami akan berkoordinasi dengan pihak sekolah supaya pemulihan bisa berjalan lancar. Kami juga berikan layanan psikolog," ucapnya.

Sementara itu, SY masih menjalani pemeriksaan di Polrestabes Makassar. Polisi mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam jaringan perdagangan anak yang lebih luas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.