Presiden Meksiko Tuntut Pelaku Pelecehan Diproses Hukum: Mereka Berani ke Presiden, Bagaimana Perempuan Lain?

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum

 Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum (63) resmi melaporkan pengaduan kepada aparat Kepolisian atas tindakan pelecehan seksual yang dia alami pada Selasa, 4 November 2025. Pelaku juga telah ditangkap pihak berwenang. 

Dalam konferensi pers Rabu pagi, 5 November, Sheinbaum mengumumkan bahwa ia telah mengajukan tuntutan terhadap terduga pelaku. Ia menambahkan bahwa hal itu didorong oleh pengalamannya sebagai seorang perempuan yang menjadi target pelecehan.

"Saya pernah mengalami ini sebelumnya, bukan sebagai presiden, sebagai wali kota, sebagai mahasiswa muda," kata Sheinbaum, sebagaimana dilaporkan El Sol de México.

"Pandangan saya adalah, jika saya tidak mengajukan tuntutan, apa yang akan terjadi pada perempuan Meksiko lainnya? Jika mereka berani melakukan ini kepada presiden, apa yang akan terjadi pada semua perempuan di negara ini?" ujar Sheinbaum.

"Saya mengajukan tuntutan atas insiden pelecehan yang saya alami kemarin di Mexico City. Harus jelas bahwa, selain menjadi presiden, ini adalah sesuatu yang dialami banyak perempuan di negara ini dan di dunia. Tidak seorang pun dapat melanggar tubuh dan ruang pribadi kita. Kami akan meninjau undang-undang agar kejahatan ini dapat dihukum di seluruh 32 negara bagian," ungkapnya

Sheinbaum menjelaskan bahwa insiden itu terjadi ketika ia dan timnya memutuskan untuk berjalan kaki dari Istana Nasional ke Kementerian Pendidikan untuk menghemat waktu. Ia mengatakan mereka dapat menempuh rute tersebut dalam lima menit, alih-alih naik mobil selama 20 menit.

Ia juga meminta negara-negara bagian di seluruh Meksiko untuk meninjau undang-undang dan prosedur mereka agar lebih mudah bagi perempuan untuk melaporkan serangan semacam itu, dan mengatakan bahwa warga Meksiko perlu mendengar "dengan lantang dan jelas, tidak, ruang pribadi perempuan tidak boleh dilanggar".

Ke-32 negara bagian Meksiko dan Mexico City, yang merupakan entitas federal, semuanya memiliki hukum pidananya sendiri, dan tidak semua negara bagian menganggap pelecehan seksual sebagai kejahatan.

"Seharusnya ini merupakan tindak pidana, dan kami akan meluncurkan kampanye," kata Sheinbaum 

Seorang pria telah ditangkap di Meksiko setelah melakukan pelecehan seksual terhadap Presiden Claudia Sheinbaum (63) di jalan, saat menyapa para pendukung di dekat istana kepresidenan di Mexico City.

Insiden tak senonoh itu terjadi pada Selasa, 4 November, saat Sheinbaum, sedang berjalan kaki di Mexico City menjelang sebuah acara di Kementerian Pendidikan Publik, tiba-tiba seorang pria mendekatinya dari belakang, lapor The Associated Press.

Sebuah video AP yang merekam kejadian di luar Istana Nasional di pusat bersejarah kota tersebut, menunjukkan pria tersebut muncul dari kerumunan dan mencoba merangkul bahu Sheinbaum. 

Pria itu kemudian tampak mencoba menyentuh pinggul dan dada sang Presiden, sambil mencoba mencium lehernya. Sheinbaum tetap diam hingga Juan José Ramírez Mendoza, kepala Direktorat Jenderal Bantuan Meksiko, berdiri untuk mencegah pria tersebut melakukan perbuatan tak senonoh itu.

El Universal melaporkan bahwa Sheinbaum mencoba meredakan situasi dan setuju untuk berfoto dengan pria tersebut sebelum ia melanjutkan kegiatannya.

"Ciuman, sentuhan, bukan hanya pelecehan, melainkan serangan seksual yang — menurut hukum pidana — dapat dihukum 1 hingga 6 tahun penjara," ujar jurnalis Meksiko Carlos Jiménez dalam terjemahan sebuah unggahan di X, yang menyertakan video insiden tersebut.