Viral Lagi Jawaban Rully Anggi Akbar saat Ditanya Kenapa Mau Nikahi Boiyen: Mungkin Ada Isengnya Kali Ya!
Rumah tangga komedian Boiyen dengan Rully Anggi Akbar alias Ezel tengah diterpa badai. Di saat usia pernikahan mereka belum genap tiga bulan, Boiyen mengambil langkah hukum dengan mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang. Keputusan ini muncul di tengah derasnya sorotan publik terhadap persoalan hukum yang sedang membelit sang suami.
Pernikahan yang digelar pada 15 November 2025 itu kini resmi memasuki proses persidangan. Pihak Pengadilan Agama Tigaraksa membenarkan bahwa perkara perceraian pasangan tersebut telah terdaftar dan sidang perdana sudah digelar. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
"Tanggal 20 Januari 2026 telah terdaftar atas nama YR (Yeni Rahmawati) dan RAK (Rully Anggi Akbar). Sidang pertama kemarin hari Selasa tanggal 27 Januari 2026," kata Mohammad Sholahuddin saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu 28 Januari 2026.
Meski demikian, pengadilan tidak mengungkap secara rinci alasan gugatan cerai tersebut. Namun, status hukum Boiyen sebagai pihak penggugat ditegaskan, sekaligus menginformasikan agenda sidang lanjutan.
"YR (Boiyen) penggugat. Agenda sidang berikutnya Insya Allah nanti hari Selasa tanggal 3 Februari 2026," ujarnya.
Kabar perceraian ini membuat publik kembali mengingat momen saat Boiyen dan Rully tampil bersama di podcast Deddy Corbuzier. Hubungan mereka sejak awal memang tak lepas dari perbincangan, terutama karena kisah pernikahan yang berawal dari pesan singkat Rully yang mengajak Boiyen menikah.
Jawaban Rully dalam podcast tersebut kembali disorot warganet, terutama ketika ia ditanya soal alasan mantap menikahi Boiyen. Pernyataan yang dinilai kurang meyakinkan itu kini kembali viral seiring mencuatnya isu hukum yang menjeratnya.
"Kayaknya dia (Boiyen) yang sudah siap nikah. Usia, terus yang kurang dari dia cuma itu aja, menikah, pasangan. Mungkin ada isengnya kali ya," jawab Rully sambil tertawa dalam podcast tersebut.
Potongan pernyataan tersebut memicu reaksi keras warganet. Banyak yang menilai sikap Rully sejak awal terkesan tidak serius dan dianggap hanya memanfaatkan kesiapan Boiyen untuk membangun rumah tangga.
Kritik publik terhadap Rully semakin menguat setelah muncul laporan dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi terkait pengembangan bisnis restoran di Sleman, Yogyakarta. Seorang pelapor berinisial RF mengaku mengalami kerugian ratusan juta rupiah, berkisar antara Rp300 juta hingga Rp400 juta.
Rully disebut memberikan laporan keuangan fiktif dan menghilang dari tanggung jawab tak lama setelah pernikahannya berlangsung. Situasi tersebut membuat publik menduga masalah hukum dan dinamika rumah tangga menjadi rangkaian peristiwa yang saling berkaitan.
Hingga kini, Boiyen belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan cerai tersebut. Sidang lanjutan yang dijadwalkan pada 3 Februari 2026 mendatang akan menjadi penentu kelanjutan nasib pernikahan singkat pasangan ini.