Apa Itu Air Artesian? Disebut Bebas Kontaminan hingga Kaya Mineral, Ini Penjelasannya
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kualitas air minum terus meningkat. Tak hanya soal rasa, kini banyak orang mulai memerhatikan asal, kandungan, dan proses alami air yang dikonsumsi. Salah satu jenis air yang banyak dibicarakan adalah air artesian, yang disebut memiliki kemurnian tinggi dan kandungan mineral alami.
Air artesian berasal dari lapisan akuifer dalam tanah—sebuah lapisan batuan berpori yang menyimpan air. Di atas dan bawahnya terdapat lapisan batuan kedap air, sehingga tekanan alami terbentuk di dalamnya. Ketika lapisan itu dibor, air akan mengalir keluar dengan sendirinya tanpa pompa karena tekanan tersebut.
Proses ini membuat air artesian mengalami filtrasi alami selama bertahun-tahun, menyaring zat berbahaya seperti logam berat, bakteri, dan kontaminan lain yang biasa ditemukan di sumber air dangkal. Hasilnya, air ini diklaim lebih murni, ringan, dan kaya mineral alami.
Beberapa penelitian menyebut air artesian mengandung mineral penting seperti kalsium, magnesium, fluoride, dan elektrolit alami yang membantu menjaga keseimbangan tubuh, memperlancar metabolisme, serta mendukung fungsi otot dan saraf.
“Air adalah bagian paling dasar dari kehidupan, tetapi ironisnya, juga paling sering diabaikan kualitasnya. Kami ingin mengubah itu,” ujar Ganesya Widya Pradana, CEO J99 Corp., dalam keterangannya, dikutip Sabtu 25 Oktober 2025.
Kandungan Mineral Alami dan Manfaatnya
Berbeda dengan air minum biasa yang kadang harus melalui proses penambahan mineral buatan, air artesian sudah mengandung elemen-elemen penting dari proses geologis alami.
Kalsium berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi, magnesium membantu metabolisme energi, sementara elektrolit alami membantu tubuh tetap terhidrasi lebih lama.
Selain itu, air artesian umumnya memiliki pH seimbang dan tidak menimbulkan rasa logam atau aftertaste, sehingga lebih mudah dikonsumsi sehari-hari.
Penerapan di Industri Perhotelan
Kesadaran akan pentingnya hidrasi sehat juga mulai diterapkan di berbagai sektor, termasuk perhotelan. Baru-baru ini, Jiwater mengumumkan kerja sama dengan Azana Hospitality, jaringan hotel nasional yang menaungi puluhan hotel di Indonesia.
“Kerja sama dengan Azana Hospitality merupakan langkah penting untuk memudahkan akses masyarakat terhadap air minum yang alami dan menyehatkan. Sejak awal kehadirannya, Jiwater memang ingin menghadirkan perubahan, dan terus membantu masyarakat untuk memahami bahwa kualitas air yang mereka konsumsi itu hal yang penting,” kata Ganesya Widya Pradana.
Sementara itu, Dicky Sumarsono, CEO sekaligus Founder Azana Hospitality, menilai kolaborasi tersebut bukan sekadar soal produk, melainkan bentuk kolaborasi berkelanjutan.
“Kerja sama ini lebih dari sekedar kerja sama produk. Ini bagaimana antara Azana Hospitality dan Jiwater bisa bersama menciptakan sebuah value chain, ekosistem yang berkelanjutan," ujar Dicky.
Hidrasi yang Lebih Baik untuk Gaya Hidup Sehat
Air artesian memang belum sepopuler air mineral biasa, tetapi potensinya besar di tengah tren gaya hidup sehat. Banyak pakar menilai bahwa konsumsi air yang alami dan kaya mineral dapat membantu tubuh menjaga keseimbangan cairan, meningkatkan metabolisme, serta mendukung daya tahan tubuh.
“Lewat Azana, masyarakat tidak hanya menikmati layanan hotel yang nyaman, tapi juga mulai mengenal dan merasakan sendiri manfaat air artesian,” lanjut Ganesya Widya Pradana.
“Kami percaya, semakin banyak masyarakat yang memiliki akses terhadap air minum yang sehat dan alami, semakin kuat pula fondasi gaya hidup sehat di Indonesia,” tutupnya.