Kenapa Motor di Medan Disebut Kereta? Ini Jawabannya
Pendatang yang baru menginjakkan kaki di Medan perlu tahu beberapa kosakata bahasa Medan sehari-hari.
Masyarakat Medan mempunyai bahasa umum yang digunakan oleh masyarakat lokal, namun ini bukan bahasa Batak, bahasa Melayu, atau bahasa suku lain yang menetap di kota yang terletak di Sumatera Utara ini.
Selain untuk memperlancar komunikasi dengan masyarakat kota, penguasaan bahasa Medan untuk menghindari kesalahan makna.
Beberapa kosakata bahasa Medan memiliki makna yang berbeda dari daerah lainnya, contoh kata galon yang berarti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Kenapa Motor di Medan Disebut Kereta?
Hal serupa terjadi pada penyebutan motor. Dalam bahasa Medan sehari-hari, motor disebut kereta.
Sementara dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kereta adalah kendaraan (biasanya beroda) untuk mengangkut barang atau orang yang biasa ditarik kuda.
Kereta api adalah kereta yang terdiri dari rangkaian gerbong ditarik oleh lokomotif (uap atau listrik) dan berjalan di atas rel.
Kosakata Bahasa Medan Sehari-hari
Dilansir dari kids.grid.id, berikut ini adalah beberapa kosakata bahasa Medan sehari-hari
- Aci = Boleh
- Begadoh = Berkelahi
- Bonbon = Permen
- Ecek-ecek = Pura-pura
- Galon = SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum)
- Kede = Warung
- Kereta = Sepeda motor/motor
- Langgar = Tabrak
- Lasak = Tidak bisa diam
- Mandi = Teh manis dingin
- Mengkek = Manja
- Minyak lampu = Minyak tanah
- Minyak makan = Minyak goreng
- Pajak = Pasar
- Paok = Bodoh
- Pasar = Jalan Raya
- Pere = Libur
- Tengok = Lihat
- Turki = Tuntungan belok kiri
- We = Hai, kawan-kawan
Sebagian artikel telah tayang di
.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.