Toyota Veloz Hybrid Berpeluang Pakai Baterai CATL Rakitan Lokal
Manufaktur asal Jepang, Toyota dikabarkan siap menghadirkan mobil hybrid baru di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) yakni Toyota Veloz Hybrid.
Model itu bakal menjadi opsi baru yang mengisi segmen di bawah Kijang Innova Zenix Hybrid.
Sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen yang ingin menggunakan lini elektrifikasi.
Tidak hanya memasarkan, Toyota juga berkomitmen melakukan perakitan lokal Veloz Hybrid.

Apabila memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi, Veloz Hybrid berpotensi dijual dengan harga kompetitif dan memperoleh insentif.
Apalagi jika baterainya dirakit di dalam negeri. Mengingat Toyota telah menjalin kerja sama dengan perusahaan baterai asal Cina, CATL.
Toyota enggan bicara secara gamblang soal realisasi penggunaan baterai CATL namun menegaskan bakal melokalisasi komponen mobil hybrid termasuk Veloz teranyar dan baterainya.
“Kita harapkan nanti setiap melokalisasikan komponen itu ada insentif-insentifnya, supaya lebih cepat,” kata Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang belum lama ini.
Lebih lanjut di masa mendatang pihaknya bakal segera mengumumkan terkait implementasi kerja sama Toyota dan CATL di dalam negeri.
Baterai sendiri merupakan salah satu komponen termahal di kendaraan elektrifikasi.
Sehingga apabila dilokalisasikan, harga Veloz Hybrid diyakini bisa semakin kompetitif dan menjangkau lebih banyak konsumen,
Terkait waktu peluncuran, tampaknya Toyota Veloz Hybrid bakal debut di Indonesia tahun depan.
“Sudah jauh (persiapan peluncuran Veloz Hybrid), tinggal mendarat saja,” ungkap Bob.
Sekadar informasi, kehadiran Veloz Hybrid di 2026 disebut tidak akan menghapus varian mesin bensinnya.
Ini menjadi salah satu bentuk komitmen Toyota dalam menyediakan berbagai alternatif kendaraan sebelum transisi ke lini elektrifikasi.

Ditambah lagi lini kendaraan Toyota sudah kompatibel menenggak bahan bakar campuran etanol atau E10 yang mau diterapkan pemerintah.
Jadi dapat tetap mengambil bagian mendukung komitmen Net Zero Emission melalui penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan serta mengurangi emisi gas buang.
“Secara line-up Avanza-Veloz sama, ditambah (versi) hybrid,” kata Nandi Julyanto, Presiden Direktur PT TMMIN dalam kesempatan terpisah.