Serupa Tapi Tak Sama, Ketahui 6 Perbedaan Padel dan Tenis

– Olahraga padel sekilas memang tampak mirip dengan tenis. Namun, jika diperhatikan lebih jauh, keduanya punya banyak perbedaan, mulai dari ukuran lapangan, teknik pukulan, hingga cara permainannya.
6 Perbedaan Padel dan Tenis
1. Ukuran Lapangan
Perbedaan paling mencolok terlihat dari ukuran lapangan. Jika tenis dimainkan di lapangan terbuka yang luas, padel justru menggunakan lapangan yang lebih kecil dan tertutup.
“Lapangannya tidak begitu luas, lebih kecil dari lapangan tenis,” ujar Pelatih Padel Merlano Skiva Sumual kepada Kompas.com, Senin (12/5/2025).
Lapangan padel berukuran sekitar 20 x 10 meter dan dikelilingi kaca. Namun tidak seluruh sisi ditutup kaca, di area samping net biasanya dilindungi jaring.
2. Jenis Raket
Padel dan tenis menggunakan jenis raket yang berbeda. Padel menggunakan raket solid tanpa senar dan umumnya lebih kecil serta ringan.
Sementara tenis menggunakan raket bersenar dengan bingkai yang lebih besar. Jenis raket ini memungkinkan ayunan yang lebih panjang dan pukulan yang lebih bertenaga.
3. Aturan Bermain
“Kalau mukul masih keluar lapangan itu masih bisa diambil. Ketika keluar lapangan, bola akan terpantul kaca dan bisa dipukul lagi,” jelas Merlano.
4. Teknik Ayunan Lebih Pendek
5. Pola Permainan
Pelatih padel dari Padel Pro itu menjelaskan padel cenderung dimainkan secara ganda atau double, sedangkan tenis bisa dimainkan secara tunggal (single) maupun ganda.
Permainan padel menuntut pemain untuk aktif bergerak ke depan mendekati net guna mematikan bola, sedangkan tenis memungkinkan pemain untuk tetap bertahan dan menyerang dari garis belakang.
6. Fokus Pukulan
Di sisi lain, tenis lebih mengandalkan kekuatan dan kecepatan pukulan. Pemain tenis cenderung memukul bola dengan power penuh untuk mematikan lawan.
Itulah beberapa perbedaan mendasar antara padel dan tenis. Mengenali perbedaan ini bisa membantu kamu dalam menentukan pilihan olahraga yang paling sesuai dengan gaya bermain dan preferensi pribadi.