Kemensos Gelontorkan Santunan Rp 15 Juta untuk Korban Meninggal akibat Banjir Bandang Bali

Kemensos Gelontorkan Santunan Rp 15 Juta untuk Korban Meninggal akibat Banjir Bandang Bali

Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan santunan kepada korban banjir bandang yang melanda Bali pada Rabu (10/9).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan, santunan diberikan sebesar Rp 15 juta untuk korban meninggal dunia dan Rp 5 juta untuk korban luka-luka.

“Untuk yang wafat Rp15 juta, sedangkan korban luka-luka mendapat Rp5 juta,” ujar Gus Ipul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/9).

Selain santunan, Kemensos juga menyalurkan bantuan berupa sembako, makanan bayi, serta kebutuhan pokok lainnya bagi korban banjir.

“Bantuan diberikan pada masa darurat, seperti shelter dan logistik. Di luar itu, juga ada bantuan untuk kebutuhan khusus, termasuk makanan bayi dan sembako bagi warga terdampak,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, banjir bandang menerjang Bali pada Rabu pekan lalu. Berdasarkan data BPBD Bali per Jumat (12/9), sebanyak 18 orang meninggal dunia, 5 orang hilang, dan 441 warga mengungsi.

Diberitakan sebelumnya, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menerbitkan peringatan dini potensi hujan intensitas sedang hingga lebat di Bali hingga 21 September 2025.

Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, telah mengajukan ke BNPB maupun BMKG pusat agar dilakukan operasi modifikasi cuaca karena Bali kembali diguyur hujan di tengah proses penanganan pascabanjir. (Pon)